Minggu, 19 April 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Pemprov Malut

Senyum Keluarga Petani di Gulapapo Haltim, Program RTLH Sherly Laos Bantu Warga Miliki Rumah Layak

Pemerintah Provinsi Maluku Utara meluncurkan Program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) 2026 dengan target rehabilitasi 1.200 unit rumah

Penulis: Sansul Sardi | Editor: Sitti Muthmainnah
Dok: Biro Adpim Setda Pemprov Malut
PROGRAM RTLH - Gubernur Maluku Utara, Sherly Laos, langsung meninjau penerima bantuan RTLH di Desa Gulapapo, Kamis (5/3/2026). Program ini menjadi salah satu langkah strategis Pemerintah Provinsi Maluku Utara dalam menekan angka kemiskinan dan meningkatkan kualitas hunian masyarakat. 
Ringkasan Berita:
  1. Gubernur Maluku Utara meninjau langsung penerima bantuan RTLH di Desa Gulapapo.
  2. Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Musrifah Alhadar menyebut pembangunan rumah akan didampingi fasilitator agar sesuai standar teknis yang telah ditetapkan.
  3. Salah satu penerima bantuan, Erwin Senangua, petani asal Desa Gulapapo, mengaku bersyukur atas program tersebut.

TRIBUNTERNATE.COM,SOFIFI- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku Utara meluncurkan Program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) Tahun 2026 di bulan Februari lalu.

Gubernur Maluku Utara, Sherly Laos, langsung meninjau penerima bantuan RTLH di Desa Gulapapo, Kamis (5/3/2026).

Program ini menjadi salah satu langkah strategis Pemerintah Provinsi Maluku Utara dalam menekan angka kemiskinan dan meningkatkan kualitas hunian masyarakat.

Baca juga: 12 Ramalan Zodiak Sabtu 7 Maret 2026: Aries Peristiwa Langka, Taurus Damai, Gemini Ambil Kontrol

Tahun 2026, Pemerintah akan merehabilitasi 1.200 unit rumah, meningkat signifikan dari tahun 2025 yang hanya 700 unit.

Pemerintah juga menyediakan desain standar rumah yang dicetak sehingga penerima bantuan dapat memantau kesesuaian pembangunan.

Disela-sela kegiatan, Kepala Disperkim Maluku Utara, Musyrifah Alhadar, menyampaikan fasilitator akan mendampingi langsung proses pembangunan di lapangan, termasuk memastikan spesifikasi teknis dan kualitas bangunan sesuai dengan yang ditetapkan.

Program RTLH 2026 mencakup tiga jenis pekerjaan utama yakni pembangunan dapur sehat, renovasi rumah lama, dan pembangunan rumah baru.

"Langkah ini dinilai mampu menjawab kebutuhan mendesak masyarakat miskin terhadap akses hunian yang sehat dan layak," terangnya.


Standar rumah RTLH 2026 meliputi:

  • Tampak depan diplester dan dicat
  • Bagian dalam diplester tanpa cat
  • Atap menggunakan bahan standar
  • Lantai belum menggunakan keramik karena keterbatasan anggaran

Total anggaran pembangunan rumah baru sebesar Rp60 juta per unit. Dari jumlah tersebut:

  • 10–15 persen digunakan untuk upah tukang
  • Sisanya diberikan dalam bentuk material bangunan seperti bata, semen, dan kebutuhan konstruksi lainnya

Diketahui di Desa Gulapapo pada tahun 2025 mendapatkan kuota 25 rumah.

"Saat ini pendataan awal serta verifikasi terus dilakukan di seluruh kabupaten/kota, terhadap calon penerima manfaat," paparnya.

Baca juga: Teks Khutbah Jumat 6 Maret 2026: Iktikaf Menjernihkan Hati dan Mendekatkan Diri kepada Allah

Program RTLH diharapkan dapat meningkatkan kualitas sanitasi rumah tangga dan memastikan setiap rumah memenuhi standar kebersihan dan kesehatan lingkungan.

Pasangan Erwin Senangua (32) dan Sintya (26) dengan haru mengucapkan terima kasih kepada Sherly Laos.

Pria yang kesehariannya sebagai petani itu menyebut, bantuan ini adalah wujud nyata komitmen pemerintah provinsi dalam mengurangi ketimpangan sosial, serta memastikan setiap warga berhak atas hunian yang layak serta sehat. (*)

Sumber: Tribun Ternate
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved