Pemkab Halmahera Selatan
Disdukcapil Halmahera Selatan Kehabisan Tinta, e-KTP Belum Bisa Dicetak
Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Halmahera Selatan, Maluku Utara, kehabisan tinta untuk percetakan Kartu Tanda Penduduk (KTP)
Penulis: Nurhidayat Hi Gani | Editor: Sitti Muthmainnah
Ringkasan Berita:
- Disdukcapil Halmahera Selatan, Maluku Utara, kehabisan tinta untuk percetakan KTP sehingga layanan pencetakan sementara tidak dapat dilakukan. Kondisi ini disebut telah berlangsung lebih dari dua pekan.
- Kepala Bidang Pelayanan Penduduk Disdukcapil Halmahera Selatan, Tufail Husin, mengatakan pelayanan administrasi kependudukan tetap berjalan dengan mengandalkan layanan KTP digital.
- Proses perekaman tetap dilakukan, sementara pencetakan akan dilakukan setelah tinta tersedia.
TRIBUNTERNATE.COM, BACAN - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Halmahera Selatan, Maluku Utara, dilaporkan kehabisan tinta untuk percetakan elektronik Kartu Tanda Penduduk atau e-KTP.
Imbas dari hal itu, percetakan e-KTP tak bisa dilakukan untuk sementara waktu. Kehabisan tinta di Disdukcapil, disebut sudah lebih dari dua pekan.
Kepala Bidang Pelayanan Penduduk Disdukcapil Halmahera Selatan, Tufail Husin, mengatakan pelayanan e-KTP tetap dilakukan meski tak ada tinta untuk percetakan blanko KTP.
Baca juga: MinyaKita Dijual Rp15.700 per Liter di Pasar Higienis Ternate
"Kita membuka layanane- KTP digital, jadi perekaman tetap dilakukan. Nanti kalau tinta e-KTP sudah ada, baru dicetak," kata Tufail di ruangan kerjanya, Selasa (10/3/2026).
Lebih lanjut, ia mengaku terjadi keterlambatan pemesanan tinta sehingga percetakan e-KTP ditunda lebih dari dua pekan.
Tetapi untuk sekarang, pesanan tinta tesebut telah dalam pengiriman dari Surabaya ke Halmahera Selatan dan kemungkinan pekan ini sudah tiba.
"Mungkin ada keterlambatan pengiriman dari pihak terkait (jasa pengiriman). Tapi ini sudah dalam perjalanan ke sini, jadi muda-mudahan minggu ini sudah ada," jelas Tufail.
Baca juga: Ketua DPRD Maluku Utara Iqbal Ruray Siap Kawal Perda Masyarakat Adat
Tufail menambahkan, stok tinta yang dipesan Disdukcapil Halmahera Selatan, biasanya digunakan lebih dari satu tahun untuk pelayanan percetakan e-KTP.
Namun untuk tahun ini, stok tinta cepat habis. Tufail mengaku tak tahu penyebabnya.
"Kalau itu saya tidak tahu, mungkin pimpinan (Kepala Disdukcapil) yang lebih tahu. Tetapi yang pasti pelayanan KTP tetap jalan biar tidak ada tinta," pungkasnya. (*)
| Inspektorat Halsel Hanya Audit 100 dari 249 Desa pada 2026, Ini Alasannya |
|
|---|
| Karena Anggaran Terbatas, Pemkab Halmahera Selatan Tiadakan Festival Saruma 2026 |
|
|---|
| Pemkab Halmahera Selatan Jadwalkan Open Job Fair 2026, Hadirkan Perusahaan Penyedia Lapangan Kerja |
|
|---|
| DPMD Halmahera Selatan Bakal Tindak Kades Nonaktif yang Nekat Cairkan DD Rp 40 Juta |
|
|---|
| Belanja Pegawai Capai 36 Persen, Pemkab Halmahera Selatan Dorong Nilai APBD Diperbesar |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/pelayanan-KTP-di-Halsel-1.jpg)