Pemprov Malut
Sosialisasi KUR di Taliabu, Sarbin Sehe: Ekonomi Kerakyatan Nelayan-UMKM Harus Didorong
Sosialisasi KUR di Pulau Taliabu merupakan salah satu program Pemprov Maluku Utara dibawah kepemimpinan Sherly Laos dan Sarbin Sehe
Penulis: Sansul Sardi | Editor: Munawir Taoeda
Ringkasan Berita:1. Dalam upaya memperkuat peran nelayan serta usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM)
2. Wakil Gubernur Maluku Utara Sarbin Sehe melakukan sosialisasi kredit usaha rakyat (KUR) di Pulau Taliabu, Kamis (12/3/2026)
3. Ini merupakan bentuk komitmen kepemimpinan Sherly - Sarbin yang berkeinginan para nelayan dan UMKM bisa mandiri dan sejahtera
Rilis
TRIBUNTERNATE.COM, SOFIFI - Dalam upaya memperkuat peran nelayan serta usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).
Wakil Gubernur Maluku Utara Sarbin Sehe melakukan sosialisasi kredit usaha rakyat (KUR) di Pulau Taliabu, Kamis (12/3/2026).
Ini merupakan bentuk komitmen kepemimpinan Sherly - Sarbin yang berkeinginan para nelayan dan UMKM bisa mandiri dan sejahtera.
Dalam rilisnya, Sarbin Sehe menjelaskan bahwa sosialisasi bertujuan memberikan pemahaman lebih luas mengenai akses pembiayaan usaha melalui KUR yang mudah, cepat dan terjangkau.
Baca juga: Pemkab Halmahera Tengah Luncurkan Program Mudik Gratis 2026
Para peserta diberikan penjelasan terkait persyaratan, prosedur pengajuan, manfaat serta peran KUR dalam mendorong pengembangan usaha mikro, kecil, menengah dan sektor nelayan.
Kehadiran Sarbin Sehe dan pihak bank di Pulau Taliabu diharapkan dapat memberikan motivasi sekaligus membuka ruang komunikasi langsung antara pemerintah, lembaga keuangan dan juga masyarakat.
Sehingga program KUR dapat lebih tepat sasaran serta membantu peningkatan perekonomian masyarakat desa.
KUR Adalah
KUR merupakan program pemerintah untuk mempermudah akses pembiayaan UMKM dengan bunga rendah (mulai 3-9 persen efektif per tahun) dan plafon hingga Rp 500 juta.
Program ini ditujukan untuk modal kerja atau investasi, seringkali tanpa agunan tambahan untuk plafon mikro, guna mendorong daya saing usaha kecil.
- Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia
- Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia
Jenis-Jenis KUR & Plafon:
- KUR Super Mikro: Maksimal Rp10 juta
- KUR Mikro: Di atas Rp 10 juta hingga Rp 100 juta
- KUR Kecil: Di atas Rp 100 juta hingga Rp 500 juta
- KUR TKI/Penempatan TKI: Maksimal Rp 100 juta
Manfaat dan Keunggulan:
- Bunga Rendah: Mulai dari 3 % per tahun untuk Super Mikro dan umumnya 6 % per tahun untuk KUR Mikro/Kecil
- Tanpa/Minim Agunan: KUR Super Mikro umumnya tidak membutuhkan agunan tambahan
Bebas Biaya Provisi: Tidak ada biaya administrasi dan provisi - Jangka Waktu: Fleksibel, tenor bisa lebih panjang sehingga cicilan lebih ringan
Persyaratan Umum:
- Warga Negara Indonesia (WNI)
- Memiliki usaha produktif yang berjalan minimal 6 bulan
- Tidak sedang menerima kredit produktif dari perbankan lain
- Dokumen: KTP, Kartu Keluarga, NPWP (untuk plafon tertentu), dan NIB atau Surat Keterangan Usaha (SKU)
KUR disalurkan melalui berbagai bank (BRI, Mandiri, BNI, BCA, BPD, dll) dan lembaga keuangan lainnya. (*)
| Dibayangi Aturan 30 Persen, Nasib 4.146 PPPK Maluku Utara Terancam |
|
|---|
| Tiket Mahal Jadi Penghambat, Gubernur Maluku Utara Dorong Terobosan Akses Wisata Indonesia Timur |
|
|---|
| Komisi XII DPR RI Soroti Tambang Malut, Lingkungan dan CSR Jadi Fokus |
|
|---|
| Rp 2,9 Triliun Diusulkan untuk Percepat Pembangunan Sofifi |
|
|---|
| Gubernur Maluku Utara Kawal Pembangunan Sabo Dam, Ternate Disiapkan Lebih Tangguh Hadapi Bencana |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/Kunker-Wakil-Gubernur-Maluku-Utara-di-Taliabu.jpg)