Pemkab Halmahera Selatan
Proyek Pelabuhan Semut di Halmahera Selatan Senilai Rp 58 Miliar Ternacam Putus Kontrak
Meski dimulai Oktober 2023, namun proyek Pelabuhan Semut di Halmahera Selatan senilai Rp 58 miliar lebih ini jauh dari kata selesai
Penulis: Nurhidayat Hi Gani | Editor: Munawir Taoeda
Ia juga mengaku proyek yang dikerjakan PT Relis Sapindo Utama itu sudah dua kali adendum atau tambahan waktu pekerjaan. Adendum juga telah diketahui badan pemeriksa keuangan (BPK) Maluku Utara.
Baca juga: Pemkab Halmahera Selatan Ogah Tempuh Jalur Hukum Terkait Sengketa Lahan Terminal Pelabuhan Semut
"Sudah dua kali adendum, dan BPK meminta siapkan jaminan pelaksanaan, "kata Idham usai mendampingi pimpinan dan anggota Komisi III DPRD Halmahera Selatan meninjau lokasi proyek, Kamis (8/1/2026).
Ia juga mengaku pekerjaan proyek tersebut mengalami sedikit keterlambatan karena pihak rekanan kerja memesan material pabrikan di luar daerah. Kemudian terdapat kekurangan tenaga kerja.
"Progres fisiknya sudah 82 persen, dari rekanan sendiri berjanji mendatangkan tenaga kerja secepat mungkin, supaya pekerjaan dilanjutkan, dan bulan Maret harus rampung, "tutur Idham. (*)
| 9 Nama Calon Sekkab Halmahera Selatan Sudah Dikantongi Bassam Kasuba |
|
|---|
| Didemo Mahasiswa Soal Rute Kapal, Kadishub Halmahera Selatan: Saya Tidak Bohong |
|
|---|
| Pemkab Halmahera Selatan Abai Rekomendasi KPK Soal Rehabilitasi Pasar Modern Tuwokona |
|
|---|
| Belanja Pegawai Pemkab Halsel Membengkak, Nasib PPPK Jadi Sorotan |
|
|---|
| Atasi Krisis Air di Kayoa, PDAM Halsel Bangun Proyek SPAM Rp50 Miliar |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/DPRD-Halmahera-Selatan-tinjau-lokasi-proyek-pembangunan-Pelabuhan-Semut.jpg)