Konflik di Halmahera Tengah
Gubernur Malut Dorong Pemulihan dan Jamin Akses Pendidikan Warga Sibenpopo-Banemo Halmahera Tengah
Gubernur Maluku Utara mengunjungi Desa Sibenpopo untuk melihat langsung kondisi warga pasca insiden. Pemprov menawarkan beasiswa bagi 1.000 anak
Bentrok antarwarga berlangsung sejak Jumat (3/4/3026) pagi dan memuncak pada siang hari.
Akibat bentrok antar warga tersebut, dua orang meninggal dan puluhan rumah warga dibakar.
Baca juga: Ramalan Shio Tikus, Kerbau, Macan, Kelinci Besok Minggu 12 April 2026: Cinta, Karier, Nomor Hoki
Aparat gabungan dari Polres Halmahera Tengah dan TNI dari Kodim 1512 Weda dikerahkan untuk membubarkan bentrokan.
Namun, situasi sempat sulit dikendalikan karena emosi massa yang tinggi.
Untuk mengendalikan situasi, Polda Maluku Utara pun menurunkan personel dari Brimob dan Direktorat Samapta ke lokasi bentrok. (*)
| Polisi Ungkap Perkembangan Kasus Kematian Tak Wajar di Halmahera Tengah |
|
|---|
| Mahasiswa Gelar Aksi di Kantor DPRD Malut, Desak Usut Kasus Kematian di Halteng |
|
|---|
| Warga Patani Barat Halmahera Tengah Gelar Unjuk Rasa, Tuntut Keadilan atas Tewasnya Kakek Ali Daud |
|
|---|
| Tangis Haru Warnai Perdamaian Warga Sibenpopo dan Banemo di Halmahera Tengah |
|
|---|
| Warga Serahkan Sajam ke Polisi, Bentrok Antar Kampung di Halteng Berakhir |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/sherly-laos-ke-patani-barat.jpg)