52 Putra Daerah Ikuti Seleksi Akpol di Polda Maluku Utara, 38 Lolos CAT
Sebanyak 52 putra daerah mengikuti seleksi calon Taruna Akpol di Polda Maluku Utara, dengan tahapan tes CAT psikologi yang digelar di Ternate
Penulis: Randi Basri | Editor: Sitti Muthmainnah
Ringkasan Berita:
- Sebanyak 52 putra daerah mengikuti seleksi calon Taruna Akpol di Polda Maluku Utara, dengan tahapan tes CAT psikologi yang digelar di Ternate.
- Hasil seleksi menunjukkan 38 peserta dinyatakan memenuhi syarat, sementara 14 lainnya tidak lolos. Tes ini mengukur aspek kepribadian, kecerdasan, dan kesiapan mental peserta.
- Polda Maluku Utara menegaskan seluruh proses seleksi dilakukan secara transparan dan objektif dengan prinsip BETAH, serta terintegrasi secara nasional menggunakan sistem CAT.
TRIBUNTERNATE.COM, TERNATE - Sebanyak 52 putra daerah mengikuti seleksi calon Taruna Akademi Kepolisian (Akpol) tingkat panitia daerah (Panda) Polda Maluku Utara tahun 2026.
Tahapan seleksi yang diikuti para peserta meliputi Computer Assisted Test (CAT) psikologi yang dilaksanakan di SMAN 10 Kota Ternate dan SMPN 7 Kota Ternate.
Dari total 52 peserta, terdiri atas 47 laki-laki dan 5 perempuan.
Baca juga: 4 Korban Laporkan Begal Payudara di Ternate, Polisi Buru Pelaku
Kepala Biro Sumber Daya Manusia (Karo SDM) Polda Maluku Utara, Kombes Pol Ali Wardana, mengatakan tes CAT ini bertujuan menjaring calon perwira Polri yang memiliki kompetensi dan integritas unggul.
“Tes CAT psikologi ini untuk mengukur aspek kepribadian, kecerdasan, serta kesiapan mental sebagai calon anggota Polri,” ujarnya saat dikonfirmasi, Senin (27/4/2026).
Dari hasil pelaksanaan tes, sebanyak 38 peserta dinyatakan memenuhi syarat (MS), terdiri dari 34 laki-laki dan 4 perempuan. Sementara 14 peserta lainnya dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS).
Ali Wardana menegaskan, seluruh rangkaian seleksi dilaksanakan secara transparan dan objektif. Proses diawali dengan apel pengecekan peserta, penandatanganan absensi, pembagian ruang ujian, hingga konfigurasi perangkat komputer.
Selain itu, pelaksanaan seleksi juga terintegrasi secara nasional melalui sambungan virtual. Tahapan tersebut mencakup pengecekan kesiapan panitia daerah, audit perangkat, hingga penyerahan materi tes oleh pengawas internal.
Usai pelaksanaan tes, panitia juga memberikan layanan konseling dan motivasi kepada peserta sebagai bentuk pembinaan dalam menghadapi tahapan seleksi berikutnya.
Baca juga: Tambang Emas Ilegal di Desa Roko Halut Disidangkan, 2 Tersangka Masih DPO
Seluruh proses seleksi mengacu pada prinsip BETAH, yakni Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis.
“Kami memastikan tidak ada praktik kecurangan serta memberikan kesempatan yang sama bagi seluruh peserta untuk bersaing secara sehat dan objektif,” tegasnya.
Ia menambahkan, penggunaan sistem CAT menjadi bukti komitmen Polri dalam menghadirkan proses seleksi yang modern, terbuka, dan dapat dipertanggungjawabkan.
| 4 Korban Laporkan Begal Payudara di Ternate, Polisi Buru Pelaku |
|
|---|
| Tambang Emas Ilegal di Desa Roko Halut Disidangkan, 2 Tersangka Masih DPO |
|
|---|
| Tak Hanya Menang, BEM FIB Unkhair Ternate Sosialisasikan PMB di Jailolo |
|
|---|
| Mahasiswa Gelar Aksi di Kantor DPRD Malut, Desak Usut Kasus Kematian di Halteng |
|
|---|
| Pertamina Patra Niaga Tambah Stok, 8.151 Tabung LPG Masuk Ternate |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/seleksi-casis-2026-7.jpg)