Pemprov Malut
Langkah Strategis Gubernur Maluku Utara Sherly Laos dalam Penanganan Dampak Konflik dan Bencana
"Terima kasih atas dukungan pemerintah pusat melalui arahan dan sinergi bersama kami di Pemprov Maluku Utara, "ujar Sherly Laos
Penulis: Sansul Sardi | Editor: Munawir Taoeda
Ringkasan Berita:1. Gubernur Maluku Utara Sherly Laos melakukan koordinasi intensif selama dua hari, 28-29 April 2026 guna mempercepat pemulihan dampak bencana dan konflik sosial
2. Pada 28 April, Sherly Laos menghadiri rapat koordinasi tingkat menteri yang membahas langkah strategis percepatan penanganan pascabencana dan konflik sosial di Maluku Utara
3. Sehari berikutnya, 29 April, dilakukan tindak lanjut bersama Menteri Sosial dan Wakil Menteri Sosial yang difokuskan pada langkah-langkah konkret di lapangan
TRIBUNTERNATE.COM, SOFIFI - Gubernur Maluku Utara Sherly Laos melakukan koordinasi intensif selama dua hari, 28-29 April 2026 guna mempercepat pemulihan dampak bencana dan konflik sosial.
Pada 28 April, Sherly Laos menghadiri rapat koordinasi tingkat menteri yang membahas langkah strategis percepatan penanganan pascabencana dan konflik sosial di Maluku Utara.
Rapat tersebut melibatkan sejumlah kementerian dan lembaga, di antaranya:
- Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan
- Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan
Baca juga: Sekkab Halmahera Timur Kaji Kendala Penugasan Tenaga Medis Honorer di RS Pratama Wasileo
- Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB)
- Kementerian Sosial
- Kementerian Dalam Negeri
- Kementerian Sekretariat Negara
- Badan Intelijen Negara (BIN)
- Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri)
- Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), serta
- Kementerian Keuangan
"Terima kasih atas dukungan pemerintah pusat melalui arahan dan sinergi bersama kami di Pemprov Maluku Utara, "ujar Sherly Laos dalam keterangannya, Kamis (30/4/2026).
Sehari berikutnya, 29 April, dilakukan tindak lanjut bersama Menteri Sosial dan Wakil Menteri Sosial yang difokuskan pada langkah-langkah konkret di lapangan.
Sejumlah hasil utama dari koordinasi tersebut meliputi penyaluran bantuan kebutuhan rumah tangga, bantuan hidup bagi warga terdampak, santunan bagi korban, hingga stimulus untuk pemulihan ekonomi masyarakat.
Selain itu, pihaknya juga menyiapkan dukungan bagi rumah ibadah serta program keserasian sosial guna memperkuat kohesi masyarakat pascakonflik.
Baca juga: Tumbuh Sehat Bersama: NHM Peduli Hadirkan Program Gizi untuk Balita Stunting di Halmahera Utara
Langkah lainnya adalah pendataan masyarakat Suku Togutil secara rinci berbasis nama dan alamat, serta penyediaan hunian dengan pendekatan kearifan lokal agar sesuai dengan kondisi sosial budaya setempat.
Sherly Laos menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci utama dalam mempercepat pemulihan.
"Pusat dan daerah harus terus bersinergi. Maluku Utara tangguh, "tegas Sherly Laos. (*)
| Survei Anak Muda 2026: Gubernur Malut Sherly Laos Paling Relevan, Ungguli Pramono dan Dedi |
|
|---|
| Maluku Utara Jadi Lokus Policy Sandbox Penguatan Pers dan Media BEJO’S |
|
|---|
| Sekda Malut: PKA Harus Hasilkan Dampak Nyata, Bukan Sekadar Dokumen |
|
|---|
| Pemprov Maluku Utara Percepat Digitalisasi Keuangan, KKPD Jadi Andalan Tingkatkan Transparansi |
|
|---|
| DBH hingga Tanggung Jawab Lingkungan di Maluku Utara Jadi Sorotan BAM DPR RI |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/Koordinasi-nasional-percepat-pemulihan-pascabencana-dan-konflik-di-Maluku-Utara.jpg)