Kamis, 7 Mei 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Pemprov Malut

Sherly Laos Dukung DTS, Pelatihan AI untuk ASN hingga Pelaku UMKM di Maluku Utara

Pemerintah Provinsi Maluku Utara menggandeng Kementerian Komunikasi dan Digital melalui program DTS untuk mempercepat transformasi

Tayang:
Penulis: Sansul Sardi | Editor: Sitti Muthmainnah
Dok: Biro Adpim Setda Pemprov Malut
KEBIJAKAN - Foto bersama Kepala BPSDM Komdigi Manado, Arsyad bersama Gubernur Maluku Utara, Sherly Laos usai pertemuan tersebut, Selasa (5/5/2026). 
Ringkasan Berita:
  1. Pemerintah Provinsi Maluku Utara menggandeng Kementerian Komunikasi dan Digital melalui program Digital Talent Scholarship (DTS) untuk mempercepat transformasi digital dengan meningkatkan kapasitas SDM berbasis teknologi dan AI.
  2. Program DTS tahap awal telah melibatkan sekitar 30 ASN di Maluku Utara dengan fokus pelatihan pemanfaatan Artificial Intelligence. Ke depan, pelatihan akan diperluas ke berbagai jenjang ASN serta sektor pendidikan dan UMKM.

TRIBUNTERNATE.COM,SOFIFI – Pemerintah Provinsi Maluku Utara mempercepat transformasi digital dengan menggandeng Kementerian Komunikasi dan Digital melalui program Digital Talent Scholarship (DTS).

Kepala BPSDM Komdigi Manado, Arsyad, mengatakan Gubernur Maluku Utara, Sherly Laos, menyambut baik pelaksanaan program tersebut, terutama dalam peningkatan kapasitas sumber daya manusia di lingkungan pemerintahan.

“Ibu gubernur menyambut sangat baik program Digital Talent Scholarship. Salah satu yang direspons adalah pelatihan bagi pejabat eselon II di Provinsi Maluku Utara,” ujar Arsyad, Selasa (5/5/2026) di Sofifi, usai pertemuan dengan gubernur.

Baca juga: BREAKING NEWS: SMA Negeri 7 Ternate Terbakar, Penyebab Masih Diselidiki

Ia menjelaskan, ke depan pelatihan akan dikategorikan berdasarkan jenjang struktural, mulai dari eselon II, III, hingga IV, agar materi yang diberikan lebih tepat sasaran.

Selain itu, pengembangan program juga akan menyasar sektor strategis. Untuk pendidikan, koordinasi dilakukan dengan Dinas Pendidikan, sementara sektor UMKM melibatkan Dinas Perindustrian dan Perdagangan.

Saat ini, pelatihan tahap awal telah berlangsung di BPSDM Provinsi Maluku Utara dengan melibatkan sekitar 30 ASN. Materi difokuskan pada pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam pemerintahan.

“Pelatihan ini terkait pemanfaatan AI untuk mendukung kinerja pemerintahan. Ke depan, kami akan menindaklanjuti dengan rapat bersama Sekda dan sejumlah kepala dinas untuk menyusun langkah konkret,” jelasnya.

Arsyad menambahkan, program lanjutan direncanakan akan diluncurkan pada 20 Mei 2026 oleh Gubernur Maluku Utara. Program ini tidak hanya menyasar ASN, tetapi juga masyarakat luas, mulai dari pelajar, pelaku UMKM, komunitas, hingga startup di Maluku Utara.

“Target kami bukan sekadar jumlah peserta, tetapi menjangkau semua level masyarakat. Jika ada komunitas atau startup yang ingin difasilitasi, kami siap mendukung,” katanya.

Sementara itu, Sherly Laos menjelaskan bahwa Pemprov Maluku Utara mendukung penuh program tersebut dengan menyiapkan fasilitas pelatihan.

Baca juga: Bappeda Malut Saring Ketat Usulan Daerah, 410 Program Lolos untuk 2027

“Komdigi memiliki program dan anggaran untuk pelatihan digitalisasi, sementara pemerintah daerah menyiapkan lokasi serta kebutuhan pendukung,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya pelibatan berbagai OPD, mulai dari BKD untuk pendataan ASN, Dikbud untuk program edukasi digital bagi siswa, hingga Disperindag dalam peningkatan kapasitas UMKM seperti digital marketing, konten kreator, dan desain grafis.

Pertemuan koordinasi berlangsung di ruang rapat Gubernur Maluku Utara lantai IV dan dihadiri sejumlah pimpinan OPD. (*)

Sumber: Tribun Ternate
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved