Murid Dilarang Bermedsos, Mahasiswa Cari Pacar Kutu Buku dan Tinggalkan Smartphone
Temuan tersebut diperoleh dalam rangkaian kegiatan Australia-Indonesia Senior Editors Program yang difasilitasi Kedutaan Besar Australia
Saat itu banyak remaja dan dewasa muda menghabiskan waktu di rumah sehingga TikTok menjadi sarana untuk menemukan komunitas pembaca.
Memasuki 2021, toko-toko buku mulai menyadari adanya lonjakan permintaan terhadap buku-buku tertentu yang direkomendasikan para kreator BookTok.
Penjual buku Dymocks, Josh Hortinela, mengatakan tren BookTok sangat memengaruhi minat pembeli.
"Anda dapat melihat tren muncul di BookTok, dan itu memengaruhi orang-orang yang bertanya tentangnya di toko. Dulu orang datang dan meminta rekomendasi untuk romansa paranormal, tetapi sekarang mereka meminta trope. Mereka akan berkata, saya mencari trope 'hanya satu tempat tidur', atau buku 'musuh-menjadi-kekasih'. Itu pasti ada hubungannya dengan bagaimana buku dipasarkan di TikTok," ujarnya.
Eksekutif pemasaran HarperCollins Australia, Caitlin Toohey, juga mengakui fenomena tersebut telah mengubah pola pemasaran buku.
Puncak BookTok di Australia terjadi pada 2022 hingga 2023.
Pada periode itu, toko buku besar seperti Dymocks, QBD Books, dan Readings memasang rak khusus bertuliskan "As Seen on BookTok" atau "Trending on TikTok".
Novel It Ends with Us karya Colleen Hoover bahkan bertahan berbulan-bulan dalam daftar buku terlaris di Australia.
Fenomena tersebut turut mendorong pertumbuhan industri buku fisik yang sebelumnya diprediksi akan ditinggalkan generasi muda akibat perkembangan teknologi digital.
Data Nielsen Bookscan menunjukkan penjualan novel romantis di Australia tumbuh rata-rata 49 persen dalam tiga tahun terakhir.
Kini toko buku besar menyediakan rak khusus novel romantis, sementara berbagai acara peluncuran dan penandatanganan buku ramai dihadiri pembaca muda.
Fenomena BookTok pun menjadi bukti bahwa di tengah derasnya arus digitalisasi, buku fisik masih memiliki tempat yang kuat di kalangan generasi muda Australia.
(Tribunetwork.com/domu d ambarita)
| Penduduk Majemuk, Biaya Terjangkau dan Kampus Kualitas Dunia, Tempat Favorit untuk Kuliah |
|
|---|
| Waspada Pemerasan Sindikat Penipu, Modus Mengaku Wartawan Tribun Tipu Warga di Ternate |
|
|---|
| MoU dengan V-Green, Tribun Network Jadi Lokasi Pemasangan Charging Station VinFast di Indonesia |
|
|---|
| Perkuat SDM, Dubes Austria Jajaki Kerja Sama Pendidikan Vokasi di Malut |
|
|---|
| Indonesia-Australia Perkuat Kerja Sama Keamanan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/Foto-bareng-murid-Bertram-Primary-School.jpg)