Breaking News:

Virus Corona

Terdampar di Bali, 5 Ribu Turis China Belum Bisa Pulang ke Negara Mereka

Sekitar 5.000 wisatawan Cina terjebak di Bali seiring Indonesia membatasi sementara penerbangan langsung dari Indonesia ke Cina atau sebaliknya.

Editor: Sri Handayani1
Daily Mail
Orang-orang di seluruh Asia sedang antri untuk membeli masker pelindung setelah wabah virus corona semakin cepat. Pada gambar di atas, warga berbaris di luar toko kosmetik untuk masker di Hong Kong pada 30 Januari 2020. 

TRIBUNTERNATE.COM - Kebijakkan pemerintah Indonesia membatasi sementara penerbangan langsung dari Indonesia ke Cina maupun sebaliknya mulai bisa dirasakan.

Hal ini terutama dirasakan oleh sekitar 5.000 wisatawan Cina terjebak di Bali seiring kebijakkan tersebut.

Kebijakan yang diambil pemerintah Indonesia membatasi sementara penerbangan langsung dari Indonesia ke Cina maupun sebaliknya dalam rangka mencegah penyebaran virus corona.

Keberadaan sekitar 5.000 wisatawan Cina di Bali tersebut disampaikan Konsulat Jenderal Republik Rakyat Cina di Denpasar, Gou Haodong.

Dilansir dari South China Morning Post, Rabu (5/2/2020), Gou Haodong mengaku telah bertemu dengan pejabat lokal di Bali dan meminta bantuan untuk memperpanjang masa tinggal wisatawan asal Negeri Tirai Bambu tersebut.

Indonesia menutup sementara penerbangan langsung ke dan dari Cina sejak Rabu (5/2/2020).

Terhitung penerbangan terakhir ke Guangzhou berangkat Rabu pagi dari Bali.

Selain itu, Indonesia telah memberhentikan sementara fasilitas bebas visa kunjungan dan visa on arrivals untuk warga negara RRT (Cina).

"Wisatawan Cina masih dapat transit melalui negara ketiga, termasuk Malaysia dan Thailand, jika mereka ingin pulang," demikian menurut Konsulat.

"Tetapi beberapa dari mereka lebih memilih untuk tetap di Bali karena wabah virus corona di Wuhan Cina," ujar Guo.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved