Breaking News:

Virus Corona

Bos Alibaba, Jack Ma Beri Lima Petuah Bisnis Penting Bagi Pengusaha China Hadapi Wabah Virus Corona

Jack Ma memberikan lima petuah bagi para pengusaha bisnis untuk mempersiapkan diri terhadap adanya wabah virus corona.

Editor: Sri Handayani1
Bloomberg
Bos Alibaba Group, Jack Ma (51) memiliki total kekayaan US$ 26,3 miliar. 

TRIBUNTERNATE.COM - Bos Alibaba, Jack Ma memberikan pesan-pesan bagi para pengusaha bisnis untuk mempersiapkan diri terhadap adanya wabah virus corona.

Jack Ma mengatakan epidemi virus corona di China memberikan peluang bagi para pengusaha untuk mempersenjatai diri dan mempersiapkan pertumbuhan yang ada di depan ketika wabah ini mereda.

"Renungkan apa yang benar-benar Anda inginkan, apa yang Anda miliki, dan apakah Anda harus menyerah, atau patuhi," kata Ma seperti dikutip dari South China Morning Post.

Ma mengatakan kepada siswa untuk "belajar metode kerja digital" dan "mengadopsi teknologi internet."

Alibaba meluncurkan Taobao, sebuah platform belanja online pada tahun 2003, ketika China dikunci selama wabah nasional sindrom pernapasan akut yang parah, atau Sars.

Kini, Taobao sekarang menjadi situs web e-commerce terbesar di dunia, dengan volume transaksi 3 triliun yuan (US$ 428 miliar) pada tahun 2017 dengan situs saudara Tmall.com.

Ma pensiun sebagai ketua Alibaba pada September lalu pada hari ulang tahunnya yang ke 55 untuk mencurahkan waktunya mendidik generasi pengusaha berikutnya.

Dalam ceramahnya, Ma juga menyinggung soal pendiri Kyocera Corporation Kazuo Inamori, yang manajemen dan kepemimpinannya mengubah perusahaan komponen televisi menjadi salah satu perusahaan terbesar di Jepang.

Pada usia 77 tahun pada 2010, Inamori diminta untuk menjadi ketua dan kepala eksekutif maskapai penerbangan Jepang Japan Airlines saat mengajukan perlindungan kebangkrutan.

Tak Hanya Jack Ma, Barbie Hsu Sanchai Meteor Garden dan Fan Bingbing Ikut Perangi Virus Corona

Bos Alibaba, Jack Ma Sumbang Rp 197,28 Miliar untuk Perangi Virus Corona di China

Maskapai ini direstrukturisasi, dan terdaftar kembali di Bursa Efek Tokyo pada November 2012.

Halaman
1234
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved