Virus Corona
Begini Cara Crazy Rich Thailand saat Lockdown, Manfaatkan Layanan Antar Makanan Mewah
Daging Wagyu, hidangan laut, dan dim sum ditawarkan dari setidaknya 20 restoran, baik di hotel berbintang atau masuk daftar Michelin.
Klien mereka di antaranya adalah selebritas atau pengusaha. Nantinya, staf akan menyerahkan paket secara hati-hati ke tempat tinggal mereka atau di kantor.
Seorang staf, dengan mengenakan masker putih, bisa juga membawa satu set meja, dan kemudian menyajikan makanan secara langsung kepada pelanggan.
Jakkapun menerangkan, sebagai bagian dari solidaritas di tengah wabah, perusahaannya juga membagikan 1.000 makanan kepada tim medis di rumah sakit.
Berdasarkan laporan Forbes, Thailand setidaknya mempunyai 27 miliuner, seperti Keluarga Chearavanont, yang memiliki usaha CP Group.
Keluarga tersebut berada dalam daftar "crazy rich" Negeri "Gajah Putih" dengan kekayaan mencapai 27,3 miliar dollar AS, atau Rp 411,5 triliun.
Para orang kaya itu mendonasikan sekitar 29 juta dollar AS, atau sekitar Rp 437,7 miliar, kepada pemerintah pada April lalu.
Donasi itu diberikan setelah Perdana Menteri Prayut Chan-o-cha menyerukan kepada orang super tajir agar membantu perekonomian negara.
Larangan di restoran Bangkok mulai dilonggarkan pada Minggu (3/5/2020), di mana warga tetap makan sembari memperhatikan social distancing.
Tetapi, dengan alkohol yang tidak masuk dalam menu, banyak usaha kuliner masih menggantungkan pendapatan dari layanan pesan antar.
(Kompas.com/Ardi Priyatno Utomo)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Begini Cara "Crazy Rich" Thailand Melewati Lockdown Covid-19"
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/crazy-rich-thailand-manfaatkan-layanan-antar-makanan-mewah-saat-lockdown.jpg)