Mengenal Militer Myanmar, Terduga Pembantai Muslim Rohingya, Kini Tangkap Aung San Suu Kyi
Pemimpin Myanmar Aung San Suu Kyi ditahan oleh militer. Siapakah militer Myanmar itu?
Akan tetapi, militer Myanmar tetap mempertahankan kendali kekuasaan utama.
Kekuasaan ini termasuk memegang kendali di beberapa kementerian.
Militer Myanmar juga tidak pernah jatuh di bawah kendali sipil.
Rekam Jejak Brutal Militer Myanmar
Militer Myanmar yang sebagian besar penduduknya didominasi oleh umat Buddha ini, memiliki rekam jejak yang brutal di Myanmar.
Militer Myanmar disebut terlibat dalam pertempuran jangka panjang dengan etnis minoritas di negara tersebut.
Pada 2017, mereka diduga melancarkan pembantaian terhadap Muslim Rohingya.
Kejadian ini menewaskan ribuan orang dan membuat sekitar 700.000 orang mengungsi ke Bangladesh.
Pada masa pemerintahan mantan Presiden Donald Trump, AS menyebut pembantaian yang terjadi pada Muslim Rohingya ini sebagai pembersihan etnis atau ethnic cleansing.
Aung San Suu Kyi ditahan, Internet Myanmar Down
Sementara itu, menyusul adanya pemberitaan penahanan Aung San Suu Kyi, jaringan komunikasi dilaporkan terputus atau tidak stabil di dua kota besar Myanmar.
Dua kota tersebut yakni Naypyidaw, ibu kota Myanmar, serta Yangon, kota dan pusat komersial terbesar di negara itu.
Dilansir dari The Washington Post, stasiun siaran yang dikelola oleh pemerintah Myanmar Radio and Television mengatakan dalam sebuah posting Facebook bahwa mereka tidak dapat melakukan penyiaran karena ada masalah pada jaringan komunikasi.
Selain itu, situs web juga dilaporkan tidak aktif.
Layanan pemantauan Internet Netblocks mengatakan konektivitas nasional telah turun hingga 75 persen dari tingkat normal.
(TribunTernate.com/Qonitah)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/tentara-myanmar.jpg)