Breaking News:

Terkini Internasional

PM Israel Benjamin Netanyahu Bersumpah Terus Lanjutkan Serangan ke Gaza Selama Itu Diperlukan

Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, mengatakan serangan di Gaza akan terus dilakukan "selama yang diperlukan".

Penulis: Rizki A. Tiara | Editor: Ronna Qurrata Ayun
ANAS BABA/AFP
Ilustrasi - Foto: Asap mengepul setelah serangan udara Israel di Kota Gaza dekat Taman Barcelona dan beberapa tempat pemerintahan, salah satu serangan udara terbesar di Jalur Gaza, pada awal 12 Mei 2021. 

Hamas memulai serangan roketnya pada Senin pekan lalu, setelah berminggu-minggu ketegangan atas kasus pengadilan terkait pengusiran beberapa keluarga Palestina di Yerusalem Timur.

Serta, sebagai pembalasan atas bentrokan polisi Israel dengan warga Palestina di dekat masjid kota al-Aqsa, situs tersuci ketiga umat Islam, selama bulan Ramadhan.

Pada Sabtu malam, di hadapan kerumunan pengunjuk rasa di Doha, Qatar, pemimpin Hamas Ismail Haniyeh mengatakan, penyebab utama permusuhan itu adalah Yerusalem.

“Zionis mengira… mereka bisa menghancurkan masjid al-Aqsa. Mereka mengira bisa menggusur orang-orang kami di Sheikh Jarrah,” kata Haniyeh.

“Saya katakan kepada Netanyahu: jangan bermain-main dengan api,” lanjutnya, di tengah sorak-sorai penonton.

"Judul pertempuran hari ini, judul perang, dan gelar intifada, adalah Yerusalem, Yerusalem, Yerusalem," menggunakan kata Arab yang artinya "pemberontakan".

Hamas, Jihad Islam, dan kelompok militan lainnya diklaim telah menembakkan sekitar 2.300 roket dari Gaza sejak Senin, kata militer Israel pada Sabtu.

Dikatakan pula, sekitar 1.000 roket berhasil dicegat oleh pertahanan rudal Israel dan 380 lainnya jatuh ke Gaza.

Sementara, Israel telah melancarkan lebih dari 1.000 serangan udara dan artileri ke jalur pantai yang berpenduduk padat.

Pihak Israel mengatakan, serangan itu ditujukan ke Hamas dan sasaran militan lainnya.

Ilustrasi - Foto: Asap mengepul setelah serangan udara Israel di Kota Gaza dekat Taman Barcelona dan beberapa tempat pemerintahan, salah satu serangan udara terbesar di Jalur Gaza, pada awal 12 Mei 2021.
Ilustrasi - Foto: Asap mengepul setelah serangan udara Israel di Kota Gaza dekat Taman Barcelona dan beberapa tempat pemerintahan, salah satu serangan udara terbesar di Jalur Gaza, pada awal 12 Mei 2021. (ANAS BABA/AFP)
Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved