Breaking News:

Terkini Internasional

PM Israel Benjamin Netanyahu Bersumpah Terus Lanjutkan Serangan ke Gaza Selama Itu Diperlukan

Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, mengatakan serangan di Gaza akan terus dilakukan "selama yang diperlukan".

ANAS BABA/AFP
Ilustrasi - Foto: Asap mengepul setelah serangan udara Israel di Kota Gaza dekat Taman Barcelona dan beberapa tempat pemerintahan, salah satu serangan udara terbesar di Jalur Gaza, pada awal 12 Mei 2021. 

TRIBUNTERNATE.COM - Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, mengatakan serangan di Gaza akan terus dilakukan "selama yang diperlukan".

Di tengah konflik yang masih terus berlanjut, sejauh ini sudah ada 148 orang dilaporkan tewas.

Setidaknya tiga warga Palestina tewas dalam serangan udara pada Minggu (16/5/2021) pagi, kata otoritas kesehatan wilayah tersebut.

Puluhan orang mengalami luka-luka ketika suara bom dan ledakan hebat terjadi sepanjang malam.

Menurut foto-foto yang diedarkan oleh penduduk dan jurnalis, serangan udara tersebut menciptakan kawah besar yang memblokir salah satu jalan utama menuju Shifa, rumah sakit terbesar di wilayah tersebut, Associated Press melaporkan.

Sejak ketegangan kembali meningkat pada Senin (10/5/2021), setidaknya 41 anak-anak dilaporkan tewas di Gaza - hampir 30 persen dari jumlah kematian - menurut otoritas setempat.

Sementara, Israel telah melaporkan 10 orang tewas, termasuk dua anak-anak, sebagaimana diwartakan oleh The Guardian.

Pada Sabtu (15/5/2021), serangan udara Israel di Gaza menewaskan delapan saudara sepupu muda yang berkumpul untuk merayakan Idul Fitri bersama ibu mereka.

Di Israel, sirene peringatan tembakan roket berbunyi di Tel Aviv dan pinggiran kota dan di Israel selatan.

Sekitar 10 orang terluka saat berlindung, kata petugas medis setempat.

Asap tebal membubung dari Menara Jala saat dihancurkan dalam serangan udara Israel di kota Gaza yang dikendalikan oleh gerakan Hamas Palestina, pada 15 Mei 2021. Angkatan udara Israel menargetkan Menara Jala 13 lantai yang menampung media Al-Jazeera yang berbasis di Qatar dan kantor berita Associated Press.
Asap tebal membubung dari Menara Jala saat dihancurkan dalam serangan udara Israel di kota Gaza yang dikendalikan oleh gerakan Hamas Palestina, pada 15 Mei 2021. Angkatan udara Israel menargetkan Menara Jala 13 lantai yang menampung media Al-Jazeera yang berbasis di Qatar dan kantor berita Associated Press. (MAJDI FATHI / NurPhoto / NurPhoto via AFP)

Baca juga: Korban Tewas Warga Palestina Akibat Serangan Israel Tambah Jadi 126 Orang, 31 di Antaranya Anak-anak

Baca juga: Mengenal Iron Dome Israel, Teknologi Pertahanan Udara yang Mampu Cegat Roket dari Hamas Palestina

Baca juga: Zayn Malik, Bella Hadid hingga Gal Gadot, Ini Seleb Dunia yang Bicara soal Konflik Israel-Palestina

Halaman
1234
Penulis: Rizki A. Tiara
Editor: Ronna Qurrata Ayun
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved