Breaking News:

Pegawai KPK yang Lolos TWK Dilantik Jadi ASN 1 Juni 2021, Febri Diansyah: Apa yang Ingin Dipaksakan?

Febri Diansyah mempertanyakan urgensi pelantikan pegawai KPK yang lolos TWK menjadi ASN yang rencananya digelar pada Selasa, 1 Juni 2021.

Penulis: Rizki A. Tiara | Editor: Ronna Qurrata Ayun
Tribunnews/Irwan Rismawan
Febri Diansyah, saat masih menjabat sebagai Kepala Biro Humas KPK, berpose usai wawancara khusus dengan Tribunnews.com di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (27/12/2019). 

TRIBUNTERNATE.COM - Lembaga antirasuah, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), saat ini tengah diguncang oleh polemik seleksi kepegawaiannya.

Diketahui, 75 pegawai KPK tidak lolos tes wawasan kebangsaan (TWK) yang menjadi salah satu bagian dari proses alih status sebagai aparatur sipil negara (ASN).

Wakil Ketua KPK Alexander Marwata menyampaikan, 51 dari 75 pegawai KPK yang tidak lolos TWK, diberhentikan alias dipecat karena dinilai tidak bisa mengikuti pelatihan dan pembinaan lanjutan, pada Selasa (25/5/2021).

Kemudian, 24 lainnya dinilai masih layak mengikuti pelatihan dan pendidikan wawasan kebangsaan.

Sementara, 1.274 pegawai KPK yang lolos TWK rencananya akan dilantik sebagai ASN pada Selasa (1/6/2021).

Baca juga: Selain Nomor Telepon Novel Baswedan dan Sujanarko, Akun WhatsApp Febri Diansyah juga Diduga Diretas

Baca juga: Febri Diansyah: Kata Kebangsaan Dijadikan Alat untuk Mematikan Pemberantasan Korupsi

Baca juga: Febri Diansyah Ceritakan Sulitnya Masuk KPK, Kini Heran Pegawai Senior Justru Terancam Dipecat

Febri Diansyah, saat masih menjabat sebagai Kepala Biro Humas KPK, berpose usai wawancara khusus dengan Tribunnews.com di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (27/12/2019).
Febri Diansyah, saat masih menjabat sebagai Kepala Biro Humas KPK, berpose usai wawancara khusus dengan Tribunnews.com di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (27/12/2019). (Tribunnews/Irwan Rismawan)

Polemik tidak lolosnya 75 pegawai KPK dalam TWK ini masih terus disorot oleh aktivis anti-korupsi, Febri Diansyah.

Melalui sebuah cuitan yang diunggah di akun Twitter @FebriDiansyah pada Minggu (30/5/2021), Febri Diansyah mempertanyakan urgensi pelantikan pegawai KPK yang lolos TWK menjadi ASN pada awal bulan besok.

Ia bertanya-tanya, apa yang ingin dipaksakan dari pelantikan tersebut.

Padahal, polemik tes wawasan kebangsaan yang dinilai sebagai upaya penyingkiran 75 pegawai KPK belum selesai.

Mantan Kepala Biro Hubungan Masyarakat KPK tersebut juga mengingatkan bahwa jangka waktu maksimal pegawai KPK menjadi ASN adalah dua tahun sejak UU No.19 Tahun 2019 berlaku, yakni hingga 17 Oktober 2021.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved