Breaking News:

WHO Setujui Izin Penggunaan Darurat untuk Vaksin Covid-19 Sinovac

World Health Organization (WHO)  telah menyetujui izin penggunaan darurat vaksin Covid-19 yang dibuat oleh Sinovac, Selasa (1/6/2021)

Editor: Rizki A
AFP/NICOLAS ASFOURI
Satu paket vaksin eksperimental untuk Covid-19 di Quality Control Laboratory di the Sinovac Biotech, Beijing, China. Gambar diambil pada 29 April 2020. 

TRIBUNTERNATE.COM - Dalam menghadapi pandemi Covid-19 yang merebak di ratusan negara di dunia, vaksin adalah salah satu aspek yang penting.

Vaksin bertujuan untuk mengurangi risiko tingkat keparahan maupun angka kematian akibat Covid-19.

Satu per satu vaksin Covid-19 yang tengah dikembangkan saat ini mendapat izin penggunaan darurat dari Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization-WHO) setelah melalui beragam tahapan.

Terbaru, WHO telah menyetujui izin penggunaan darurat vaksin Covid-19 yang dibuat oleh Sinovac, Selasa (1/6/2021).

Persetujuan ini membuka jalan bagi vaksin kedua yang diproduksi di China itu untuk didistribusikan di antara negara-negara berkembang.

Badan kesehatan PBB mengeluarkan pernyataan yang menyebutkan memberikan lampu hijau untuk vaksin dua kali suntikan itu setelah "memenuhi standar internasional untuk keamanan, kemanjuran, dan produksi".

Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus menyambut baik langkah tersebut.

Ia juga menyinggung bahwa  persyaratan penyimpanan vaksin yang mudah membuat vaksin ini cocok untuk negara-negara berkembang.

“Sekarang sangat penting untuk memberikan penyelamat ini kepada orang-orang yang membutuhkannya dengan cepat,” katanya dalam sebuah pengarahan.

Satu paket vaksin eksperimental untuk Covid-19 di Quality Control Laboratory di the Sinovac Biotech, Beijing, China. Gambar diambil pada 29 April 2020.
Satu paket vaksin eksperimental untuk Covid-19 di Quality Control Laboratory di the Sinovac Biotech, Beijing, China. Gambar diambil pada 29 April 2020. (AFP/NICOLAS ASFOURI)

Baca juga: Direktur Jenderal WHO: Setidaknya 115.000 Tenaga Kesehatan di Dunia Meninggal akibat Covid-19

Baca juga: WHO Peringatkan Pandemi Covid-19 Tahun Kedua Akan Lebih Mematikan Dibandingkan Tahun Sebelumnya

Baca juga: Kemenkes RI Tegaskan Narasi Vaksin Covid-19 Mengandung Microchip Magnetis adalah HOAKS

Persetujuan WHO membantu negara-negara di seluruh dunia untuk dengan cepat menyetujui dan mengimpor vaksin untuk didistribusikan, terutama negara-negara yang tidak memiliki regulator standar internasional sendiri.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved