Breaking News:

Terkini Internasional

Pasukan Junta Myanmar Bakar Satu Desa Berpenduduk 800 Orang, Dua Lansia Tewas Terbakar

Pasukan penguasa militer atau Junta Myanmar membakar sebuah desa berpenduduk 800 orang di wilayah tengah negara tersebut pada Selasa (15/6/2021). 

Editor: Rohmana Kurniandari
HANDOUT / PAUK TOWNSHIP NEWS / AFP
Selebaran dari Pauk Township News yang diambil dan dirilis pada 16 Juni 2021 ini menunjukkan sisa-sisa rumah setelah dibakar di desa Kin Ma di Pauk Township, wilayah Magway, Myanmar. 

TRIBUNTERNATE.COM - Pasukan penguasa militer atau Junta Myanmar membakar sebuah desa berpenduduk 800 orang di wilayah tengah negara tersebut pada Selasa (15/6/2021). 

Hal ini menyebabkan dua lansia terbakar sampai mati.

Demikian disampaikan penduduk desa pada Rabu (16/6/2021).

Televisi pemerintah, MRTV melaporkan kebakaran berlangsung di Kin Ma, wilayah Magway pada Selasa (15/6/2021).

Melansir CNN, Reuters tidak dapat memverifikasi secara independen apa yang menyebabkan kebakaran tersebut.

Pihak junta juga tidak merespons saat dimintai konfirmasi oleh media.

Baca juga: Protes Anti-Kudeta Militer, Aktivis Myanmar Serukan Warga Stop Bayar Tagihan Listrik dan Pinjaman

Kin Ma
Selebaran dari Pauk Township News yang diambil dan dirilis pada 16 Juni 2021 ini menunjukkan sisa-sisa rumah setelah dibakar di desa Kin Ma di Pauk Township, wilayah Magway. Junta Myanmar dan penduduk desa bertukar tuduhan 16 Juni setelah sebuah desa diratakan hampir seluruhnya rata dengan tanah di pusat negara yang dilanda kudeta.

"Ada sekitar 30 rumah tersisa di wilayah Kin Ma yang luluh lantak terbakar."

"Sekitar 200 rumah menjadi tumpukan abu dan batu bata," kata beberapa penduduk desa yang memberikan laporan lewat telepon dan foto-foto yang diterima Reuters.

Api cukup besar terekam sistem pelacakan satelit NASA pada pukul 21.52 waktu setempat pada Selasa (15/6/2921).

Penduduk desa yang enggan disebutkan namanya mengatakan, pasukan keamanan membakar Kin Ma setelah menghadapi lawan junta.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved