Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

India Laporkan 22 Kasus Varian Delta Plus, Mutasi Baru Covid-19 Varian Delta, Menyebar di 8 Negara

Pemerintah India melaporkan adanya varian baru Covid-19, Delta Plus yang menjadi fokus perhatian negara tersebut.

Kompas.com
Ilustrasi Virus Corona varian Delta Plus. 

Berdasarkan apa yang diketahui sejauh ini, Delta Plus dianggap sangat menular.

Salah satu risiko potensial yang memicu kegelisahan di kalangan komunitas medis adalah bahwa varian baru ini mungkin dapat melewati kekebalan yang diberikan oleh vaksin dan infeksi sebelumnya.

Namun, saat ini, belum ada bukti bahwa varian ini dapat lebih menular daripada yang lain, kata Prof Shahid Jameel, mantan anggota INSACOG dan salah satu ahli virologi terkemuka di India.

"Ini menyebabkan kekhawatiran tetapi jangan panik; apakah Delta Plus dapat mengalahkan kekebalan yang sudah ada sebelumnya lebih baik dari varian sebelumnya, itu masih harus dilihat," tambahnya.

Delta Plus memiliki mutasi yang disebut K417N, di samping mutasi Delta sebelumnya di N501Y.

Hal yang menjadi perhatian para peneliti adalah bahwa dua mutasi ini dapat membuat virus lebih mudah menular, menurut beberapa ilmuwan.

"Kombinasi fitur dari varian sebelumnya yang lain dapat membuat Delta Plus beradaptasi lebih baik untuk melawan kekebalan," ujar Prof Jameel kepada kantor berita ANI.

Berita lain seputar Virus Corona

(Tribunnews.com/Rica Agustina/Tiara Shelavie)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul India Laporkan 22 Kasus Varian Corona Delta Plus, Berikut 8 Negara yang Terpapar Mutasi Varian Delta

Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved