Breaking News:

Virus Corona

WHO: Virus Corona Varian Delta akan Mendominasi Pandemi Covid-19 dalam Beberapa Bulan ke Depan

WHO mengatakan, varian yang sangat menular dari Covid-19 itu diperkirakan akan menjadi jenis virus yang dominan dalam beberapa bulan mendatang.

Penulis: Rizki A. Tiara | Editor: Ronna Qurrata Ayun
KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG
ILUSTRASI - Petugas pemakaman membawa peti jenazah pasien suspect virus corona atau Covid-19 di TPU Tegal Alur, Jakarta Barat, Kamis (26/3/2020). WHO mengatakan, varian yang sangat menular dari Covid-19 itu diperkirakan akan menjadi jenis virus yang dominan dalam beberapa bulan mendatang. 

Hal ini pula yang terjadi pada virus corona penyebab penyakit Covid-19.

Salah satu varian baru dari mutasi virus corona Covid-19 yang menjadi sorotan adalah varian Delta, yang disebut-sebut lebih menular dibandingkan versi original Sars-CoV-2.

Dari apa yang diketahui para ahli sejauh ini, orang yang sepenuhnya telah divaksinasi dapat memiliki perlindungan terhadap virus corona varian Delta.

Sementara itu, orang yang belum divaksinasi menjadi yang paling berisiko terinfeksi varian baru.

Dilansir dari Yale Medicine, berikut adalah empat hal yang penting diketahui tentang varian Delta yang sangat menular: 

1. Delta lebih menular

Kasus virus corona varian Delta pertama kali diidentifikasi pada bulan Desember 2020 di India.

Ia menyebar dengan cepat dan dalam waktu singkat menjadi kasus dominan di India dan Inggris.

Menjelang akhir bulan Juni 2020, Delta telah mencatat lebih dari 20 persen kasus di Amerika Serikat (AS), menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC).

Delta menyebar 50 persen lebih cepat dibandingkan varian Alpha, yang penularannya 50 persen lebih cepat dari varian asli SARS-CoV-2.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved