Breaking News:

Terkini Internasional

Presiden AS Biden Minta Negara Bagian Beri Insentif Rp1,4 Juta untuk Setiap Orang yang Mau Divaksin

Presiden AS Joe Biden meminta negara bagian membayar orang yang enggan divaksinasi dengan uang sebesar 100 US Dolar atau setara dengan Rp1,4 juta.

Penulis: Ronna Qurrata Ayun | Editor: Ronna Qurrata Ayun
Jim WATSON / AFP
Presiden AS Joe Biden meminta negara-negara bagian untuk memberikan insentif sebesar 100 dolar Amerika pada mereka yang enggan divaksin Covid-19 agar mau divaksin. 

TRIBUNTERNATE.COM - Presiden Amerika Serikat (AS), Joe Biden, meminta negara bagian membayar orang yang enggan divaksinasi dengan uang sebesar 100 US Dolar atau setara dengan Rp1,4 juta.

Mengutip The Straits Times, hal tersebut diserukan oleh Biden dengan tujuan agar seseorang yang tidak mau divaksinasi mau melakukan vaksinasi dengan dosis lengkap atau dua dosis.

Keterangan ini disampaikan oleh Biden dalam sebuah pidatonya pada Kamis (29/7/2021).

"Saya menyerukan semua negara bagian dan pemerintah lokal untuk menggunakan dana yang mereka terima, termasuk dari American Rescue Plan, untuk memberikan 100 dolar kepada siapa saja yang telah divaksinasi sepenuhnya," kata Biden, dikutip dari Fox 10 News.

"Saya tahu bahwa membayar orang untuk divaksinasi mungkin terdengar tidak adil bagi orang yang sudah divaksinasi, tetapi inilah masalahnya."

"Jika insentif membantu kita mengalahkan virus ini, saya yakin kita harus menggunakannya."

"Kita semua mendapat manfaat jika kita bisa membuat lebih banyak orang divaksinasi," lanjut Biden.

Baca juga: Viral Influencer dapat Vaksin Dosis Ketiga, Dinkes DKI Tegaskan Vaksin Booster Bukan untuk Umum

Baca juga: Tak Perlu Ragu, Vaksin Sinovac Terbukti Cegah Penularan, Rawat Inap, dan Kematian Akibat Covid-19

Seruan Biden untuk memberikan insentif ini adalah bagian dari rencana komprehensif yang disusun olehnya untuk meningkatkan partisipasi vaksinasi Amerika yang tertinggal.

Rencana tersebut diantaranya juga mencakup perintah vaksinasi wajib atau mengikuti tes Covid-19 secara teratur serta memakai masker bagi para karyawan federal.

Para karyawan tersebut juga tidak diperbolehkan bepergian meskipun itu untuk bekerja.

Presiden Amerika Serikat, Joe Biden.
Presiden Amerika Serikat, Joe Biden. (MARK MAKELA / GETTY IMAGES NORTH AMERICA / AFP)

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved