Terkini Internasional
Taliban Berkuasa, PBB Sebut Afghanistan Kini Mengalami Krisis dan Butuh Donasi 1 Miliar Dolar AS
Sekjen PBB Antonio Gutteres juga menginfokan, warga Afghanistan membutuhkan bantuan untuk memenuhi kebutuhan dasar.
TRIBUNTERNATE.COM - Kelompok Taliban telah berhasil menguasai Afghanistan pekan lalu, 20 tahun setelah dilengserkan dari kekuasaan berkat invasi militer yang dipimpin Amerika Serikat (AS).
Kembalinya kelompok militan itu ke tampuk kekuasaan mengubah kondisi Afghanistan secara total.
Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) mengungkapkan, Afghanistan mengalami krisis dan membutuhkan donasi sebesar 1 miliar dolar AS atau sekitar Rp 14,2 triliun untuk memenuhi kebutuhan dasar warga di sana.
Hal tersebut disampaikan oleh Sekjen PBB, Antonio Guterres saat pidato pembukaan pada pertemuan antar menteri di Afghanistan, Senin (13/9/2021).
Dikutip dari Aljazeera, dia mengatakan belum memiliki rencana pasti terkait jumlah donasi yang diperlukan untuk menangani krisis di Afghanistan.
PBB sebenarnya sudah menganggarkan sejumlah 600 juta dolar AS atau sekitar Rp 8,5 triliun untuk menangani krisis di Afghanistan.
Namun, dikarenakan Taliban menguasai pemerintahan Afghanistan maka penganggarannya menjadi naik.
Sehingga itu merupakan suatu hal yang harus dihadapi.
Terkait donasi, Guterres menginginkan adanya bantuan dari negara-negara lain.
“Konferensi pers ini menjadi tempat untuk saya menyatakan adanya solidaritas terhadap Afghanistan,” ungkapnya.
Baca juga: Kuasai Afghanistan, Taliban Masih Harus Hadapi 6 Tantangan Ini: Penerimaan Masyarakat hingga Ekonomi
Baca juga: Saudara Mantan Wapres Afghanistan, Rohullah Azizi Dieksekusi Taliban, Jasadnya Dilarang Dikubur
Baca juga: PBB Sebut Taliban Berjanji untuk Menjamin Keselamatan Pekerja Kemanusiaan di Afghanistan
Warga Afghanistan Butuh Kebutuhan Dasar
Selain itu Gutteres juga menginfokan, warga Afghanistan membutuhkan bantuan untuk memenuhi kebutuhan dasar.
Dikutip dari dw.com dia mengutarakan, bantuan donasi tersebut digunakan untuk memperbaiki sektor air bersih, rumah sakit, dan pendidikan anak.
“Warga Afghanistan menghadapi kesulitan di seluruh wilayah,” tegasnya.
Pada konferensi pers tersebut, Gutteres belum memberikan detail pembagian donasi untuk tiap sektor yang akan dipulihkan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/taliban-afghanistan-ddd.jpg)