Senin, 8 Juni 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Bersiap Transisi ke Endemi, Malaysia Nyatakan Telah Vaksinasi 80 Persen Masyarakat Usia Dewasa

Malaysia menyatakan telah memvaksinasi 80 persen dari populasi orang dewasanya dengan vaksin Covid-19 dosis lengkap.

Tayang:
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Ilustrasi Vaksinasi Covid-19 - Malaysia menyatakan telah memvaksinasi 80 persen dari populasi orang dewasanya dengan vaksin Covid-19 dosis lengkap. 

TRIBUNTERNATE.COM - Malaysia menyatakan telah memvaksinasi 80 persen dari populasi orang dewasanya dengan vaksin Covid-19 dosis lengkap.

Kini, Malaysia sedang beralih ke vaksinasi golongan remaja serta suntikan booster untuk kelompok berisiko tinggi (kelompok rentan), menjelang rencana Malaysia untuk transisi ke fase endemik Covid-19 bulan depan.

Malaysia juga telah mencabut lebih banyak pembatasan dan mengumumkan bahwa rencana percontohan untuk melanjutkan perjalanan domestik akan diperluas untuk mencakup Dataran Tinggi Genting, Melaka dan pulau Tioman.

Melansir dari The Strait Times, Perdana Menteri Malaysia Ismail Sabri Yaakob dan Menteri Kesehatan Malaysia Khairy Jamaluddin mengumumkan melalui akun Twitter pribadi masing-masing bahwa pencapaian vaksinasi sebesar 80 persen berhasil dicapai pada Selasa 21 September 2021 siang hari waktu setempat.

Khairy menambahkan dalam cuitannya bahwa Komite Khusus Pasokan Vaksin Covid-19 sekarang akan fokus untuk melacak 20 persen orang dewasa yang belum divaksinasi.

Malaysia awalnya berencana untuk mencapai 100 persen vaksinasi orang dewasa pada akhir Oktober.

Namun, adanya strain Delta yang lebih menular telah memaksa negara itu untuk melupakan tujuannya tersebut, dan beralih ke fase endemik untuk pembukaan kembali ekonomi dan hidup bersama Covid-19, sembari terus memvaksinasi masyarakatnya sebanyak mungkin.

Baca juga: Jemaah Umrah Boleh Pakai Sinovac, Menlu Retno Minta Arab Saudi Perlunak Kebijakan Vaksin untuk WNI

Baca juga: Kuba Jadi Negara Pertama yang Beri Suntikan Vaksin Covid-19 pada Anak Mulai Usia 2 Tahun

Situs web Kementerian Kesehatan Malaysia Covidnow mengatakan bahwa 57,1 persen dari total populasi Malaysia telah divaksinasi penuh pada Senin 20 September 2021.

Program vaksinasi Malaysia pertama kali ditargetkan pada mereka yang berusia 18 tahun ke atas.

Negara tersebut mulai memvaksinasi remaja antara 12 dan 17 tahun bulan ini, dengan tujuan agar setidaknya 60 persen remaja telah divaksinasi sebagian pada awal November.

Malaysia menargetkan untuk memvaksinasi semua remaja dengan dosis penuh sebelum sekolah dibuka kembali pada tahun 2022.

Selain itu, Malaysia juga akan mulai menawarkan suntikan vaksin booster ke petugas garda depan dan kelompok berisiko tinggi (kelompok rentan) mulai minggu pertama Oktober.

Hal ini dilakukan menyusul kekhawatiran bahwa kemanjuran vaksin berkurang setelah beberapa bulan, seperti yang terjadi di negara bagian Sarawak di mana wilayah tersebut merupakan wilayah dengan tingkat vaksinasi tinggi, namun menjadi wilayah yang paling parah terkena dampak varian Delta.

Malaysia mencatat 15.759 kasus Covid-19 pada Selasa (21/9/2021), sedikit meningkat dari hari sebelumnya yakni 14.345 kasus.

Baca juga: Perlindungan Vaksin Pfizer terhadap Covid-19 Gejala Berat Menurun Setelah 4 Bulan, Moderna Stabil

Baca juga: WHO: Kekurangan Vaksin Covid-19 di Afrika akan Membawa Seluruh Dunia ke Titik Awal Virus Corona

Jumlah infeksi secara keseluruhan telah menunjukkan tanda-tanda penurunan setelah mengalami puncak pada bulan Agustus di mana kasus harian rata-rata lebih dari 20.000 kasus per hari.

Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved