Rabu, 20 Mei 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Masuki Fase Pertama 'Hidup Bersama Covid', Korsel Langsung Catat Kasus Covid Harian Tertinggi

Korea Selatan telah melaporkan rekor tertinggi baru dengan 3.292 penambahan kasus Covid-19 harian saat memasuki fase pertama "hidup bersama Covid-19".

Tayang:
AFP
Ilustrasi Covid-19 di Korea Selatan - Korea Selatan telah melaporkan rekor tertinggi baru dengan 3.292 penambahan kasus Covid-19 harian saat negara itu memasuki fase pertama "hidup bersama Covid-19" dengan pembatasan yang dilonggarkan. 

TRIBUNTERNATE.COM - Korea Selatan telah melaporkan rekor tertinggi baru dengan 3.292 penambahan kasus Covid-19 harian saat negara itu memasuki fase pertama "hidup bersama Covid-19" dengan pembatasan yang dilonggarkan.

Hal ini dinyatakan oleh Badan Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea (KDCA) pada hari Kamis (18/11/2021).

Peningkatan kasus diprediksi oleh para pejabat dan ahli karena banyak pembatasan jarak sosial dicabut awal bulan November.

Pencabutan kebijakan pembatasan jarak sosial ini dilakukan setelah Korea Selatan melampaui tujuannya untuk memvaksinasi 70 persen dari 52 juta penduduknya.

DIkutip dari The Strait Times, tercatat lebih dari 78,5 persen masyarakat Korea Selatan telah divaksinasi lengkap, termasuk lebih dari 90 persen orang dewasa.

KDCA mengatakan peningkatan kasus serius juga didorong oleh berkurangnya efek vaksin virus corona yang diberikan kepada kelompok rentan seperti orang tua di batch awal.

Hal inilah yang mengarah pada peningkatan infeksi dari virus yang berhasil menerobos antibodi yang dihasilkan oleh vaksin.

Baca juga: Covid-19 Eropa Melonjak, Republik Ceko Berlakukan Lockdown bagi Warganya yang Tidak Divaksinasi

Baca juga: Sasar Negara Berpenghasilan Rendah, Pfizer Izinkan Obat Covid Paxlovid Dibuat Versi Generik

Baca juga: Penentang Vaksin Covid-19 Seharusnya Bayar Sendiri Biaya Rumah Sakit Jika Terpapar Virus Corona

Jamur hitam india.
Ilustrasi Covid-19. (Tauseef Mustafa/AFP/Getty Images)

Hari ini, tercatat ada 506 kasus Covid-19 dengan gejala berat.

Jumlah ini turun sedikit dari jumlah tertinggi, yakni 522 yang dilaporkan sehari sebelumnya.

Untuk mmengatasi lonjakan itu, KDCA mengatakan bahwa mereka telah memutuskan untuk mempersingkat interval pemberian dosis untuk suntikan booster menjadi empat bulan untuk orang berusia 60 atau lebih tua dan mereka yang tinggal atau bekerja di panti jompo dan fasilitas rentan lainnya.

Sementara itu, tingkat keterisian tempat tidur rumah sakit (BOR) naik dengan cepat di sekitar wilayah Seoul dengan hanya sekitar 30 persen unit perawatan intensif (ICU) yang tersisa.

KDCA mengatakan akan mempertimbangkan untuk mengeluarkan kebijakan pengetatan kembali pembatasan dan jarak sosial jika lebih dari 75 persen tempat tidur ICU digunakan secara nasional dan faktor-faktor lain menimbulkan risiko tinggi.

(TribunTernate.com/Qonitah)

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved