Selama Peringatan Hari Kematian Kim Jong Il, Warga Korea Utara Dilarang untuk Tertawa
Warga negara dilarang menunjukkan apa pun selain kekhidmatan di depan umum saat negara memperingati hidup dan prestasinya.
Orang-orang yang hendak merayakan ulang tahunnya pun juga tidak diperbolehkan selama masa berkabung sebagai peringatan kematian pemimpin Korea Utara.
"Orang-orang bahkan tidak bisa merayakan ulang tahun mereka sendiri jika mereka berada dalam masa berkabung," tuturnya.
Baca juga: Peruntungan 12 Shio di Tahun Macan Air 2022: Usaha Shio Tikus Untung, Shio Ayam Banyak Perkembangan
Sebelumnya, polisi juga dihimbau oleh pemerintah untuk waspada terhadap orang-orang yang tidak terlihat berduka
“Mulai hari pertama Desember, mereka akan memiliki tugas khusus untuk menindak mereka yang merusak suasana berkabung secara kolektif,” jelas warga Hwanghae.
Ia juga mengatakan, tugas polisi tersebut akan dilaksanakan selama satu bulan.
“Ini tugas khusus polisi selama sebulan. Saya mendengar bahwa petugas penegak hukum tidak bisa tidur sama sekali.”
Sementara itu, Perusahaan-perusahaan milik negara dan kelompok-kelompok masyarakat juga diperintahkan untuk menjaga orang-orang yang kelaparan selama masa berkabung.
“Ketertiban dan keamanan sosial harus dipastikan, sehingga perusahaan bertanggung jawab mengumpulkan makanan untuk diberikan kepada warga dan karyawan yang tidak bisa masuk kerja karena kekurangan pangan,” jelas sumber tersebut kepada Radio Free Asia.
(Tribunnews.com/Farrah Putri)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Kim Jong Un Larang Warga Korea Utara Tertawa saat Peringati Kematian Ayahnya