Breaking News:

Tanggapi Pernyataan Anak Rahmat Effendy, KPK Sebut OTT Wali Kota Bekasi Sesuai Prosedur

Menanggapi video Ade Puspita Sari yang tak terima penangkapan Rahmat Effendi disebut sebagai OTT KPK, Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri angkat bicara.

Editor: Rizki A
TRIBUNNEWS/JEPRIMA
Tersangka Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi atau Pepen mengenakan rompi KPK saat akan dihadirkan pada konferensi pers kasus korupsi terkait pengadaan barang dan jasa serta lelang jabatan, di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (6/1/2022). 

TRIBUNTERNATE.COM - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menanggapi pernyataan yang dilontarkan putri dari Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi mengenai operasi tangkap tangan (OTT) KPK yang dilakukan terhadap ayahnya.

Diketahui, anak Rahmat Effendi itu bernama Ade Puspita Sari, anggota DPRD Jawa Barat sekaligus Ketua DPD Partai Golkar Kota Bekasi.

Dalam pernyataannya, Ade Puspita Sari tidak terima bahwa penangkapan terhadap Rahmat Effendi disebut sebagai OTT KPK.

Ade memberikan pernyataannya ini di acara pelantikan Pengurus Partai Golkar tingkat Kecamatan se-Kota Bekasi, Sabtu (8/1/2022).

Video Ade yang tidak terima penangkapan ayahnya disebut OTT KPK ini pun diunggah di akun Instagram @infobekasi.coo, Sabtu (8/1/2022).

Baca juga: Survei Indikator Politik: Prabowo Subianto Unggul dari Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo

Baca juga: Ustaz Mizan Qudsiyah Minta Maaf atas Kasus Ceramah Diduga Hina Makam Keramat Ulama di Lombok

Baca juga: Sangkal Ayahnya Terjerat OTT KPK, Anak Rahmat Effendi: Memang Ini Pembunuhan Karakter

Menanggapi video Ade Puspita Sari yang tak terima penangkapan Rahmat Effendi disebut sebagai OTT KPK, Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri angkat bicara.

Ia menegaskan pelaksanaan OTT KPK yang dilakukan terhadap Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi sudah sesuai prosedur.

"Kami tegaskan seluruh kegiatan tangkap tangan KPK tersebut dilakukan sesuai prosedur hukum yang berlaku," ujar Ali, Minggu (9/1/2022), dikutip dari Kompas.com.

Ali menambahkan, KPK juga sudah melakukan dokumentasi, baik foto maupun video dalam proses OTT tersebut.

Lanjutnya, dokumentasi KPK itu dinilai cukup jelas dan terang memperlihatkan bahwa sejumlah pihak yang terjaring OTT ada di tempat bersama dengan barang bukti.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved