Virus Corona
Penelitian: Vaksin Covid-19 Dosis Keempat Hanya Beri Sedikit Manfaat bagi Orang Dewasa Muda
Secara keseluruhan, suntikan keempat dinyatakan aman & menambah antibodi penetralisir penerima yang mampu memblokir Covid-19 agar tak menginfeksi sel.
TRIBUNTERNATE.COM - Sebuah studi baru di Israel yang terbit pada 16 Maret 2022 di New England Journal of Medicine menyebut bahwa dosis keempat vaksin Covid-19 hanya memberi "manfaat kecil" bagi orang dewasa muda yang sehat.
Studi tersebut meneliti 270 petugas kesehatan di Pusat Medis Sheba di Tel Aviv yang menerima suntikan kedua vaksin Pfizer atau Moderna, dan empat bulan setelahnya mendapatkan booster Pfizer.
Masing-masing usia dicocokkan dengan dua peserta dalam kelompok kontrol yang hanya menerima tiga dosis Pfizer, dengan usia rata-rata dalam kelompok mulai dari pertengahan lima puluhan hingga awal enam puluhan.
Secara keseluruhan, suntikan keempat dinyatakan aman dan menambah antibodi penetralisir penerima, yang mampu memblokir Covid-19 agar tak menginfeksi sel.
Perlindungan suntikan keempat ini sebanding dengan dosis booster ketiga, sebelum tingkat antibodi mulai berkurang seiring waktu.
Penelitian ini dilakukan ketika penyebaran varian Omicron meluas di Israel.
Baca juga: Belum dapat Fatwa Halal, Panja DPR RI Desak Pemerintah Ujikan Vaksin Booster yang Tersedia ke MUI
Baca juga: Daftar Efek Samping Vaksin Booster dari Pfizer hingga AstraZeneca, Ini Cara Atasi Rasa Sakitnya
Baca juga: Uji Klinis pada Bayi 6 Bulan hingga Balita Hasilnya Baik, Moderna Ajukan Izin Vaksin Bayi dan Balita
Hasilnya, ditemukan bahwa vaksin dosis keempat tidak memberikan banyak perlindungan tambahan terhadap infeksi, meskipun terjadi pengurangan antibodi dari waktu ke waktu di antara orang-orang yang hanya menerima vaksin booster.
Jika dibandingkan dengan orang-orang yang mendapat vaksin booster ketiga, orang-orang yang mendapat suntikan keempat Pfizer, 30 persen lebih kecil kemungkinannya terinfeksi Covid-19.
Baca juga: Pfizer Sebut Orang Perlu Vaksin Covid-19 Dosis Keempat, Memang Benar Dibutuhkan atau Bisnis Belaka?
Baca juga: Perlindungan 3 Dosis Mulai Berkurang, Pfizer Ajukan Izin untuk Vaksin Covid-19 Dosis Keempat
Baca juga: Belum dapat Fatwa Halal, Panja DPR RI Desak Pemerintah Ujikan Vaksin Booster yang Tersedia ke MUI

Sementara itu, orang-orang yang mendapat suntikan keempat dari Moderna 18 persen lebih kecil kemungkinannya untuk terinfeksi virus corona.
Perlu diingat, studi ini hanya melibatkan sejumlah kecil peserta dan bukan percobaan acak. Artinya, kesimpulan studi ini yang menyebutkan bahwa dosis keempat hanya memberikan manfaat kecil, harus ditafsirkan dengan hati-hati.
Orang-orang dewasa di bawah 40 tahun yang menerima suntikan keempat mendapatkan perlindungan yang sedikit lebih baik terhadap infeksi simtomatik daripada mereka yang hanya mendapatkan tiga dosis.
Penulis penelitian, yang dipimpin oleh Dr Gili Regev-Yochay, menulis bahwa penelitian mereka tampaknya menunjukkan keuntungan dari tiga dosis vaksin yang dirancang untuk melawan jenis asli virus corona telah mencapai batas dalam hal respons kekebalan.
Vaksin keempat atau penguat tambahan, lanjutnya, hanya memulihkan kekebalan yang berkurang dan bukan membawa manusia pada tingkat kekebalan baru.
"Selanjutnya, kami mengamati kemanjuran vaksin yang rendah terhadap infeksi pada petugas kesehatan, serta viral load yang relatif tinggi menunjukkan bahwa mereka yang terinfeksi menular. Jadi, vaksinasi keempat dari petugas kesehatan muda yang sehat mungkin hanya memiliki manfaat kecil," kata mereka.
Mengetahui fakta tersebut, ahli-ahli di luar mengatakan bahwa temuan itu menunjukkan perlunya mengembangkan vaksin jenis baru.