Jejak Jalan Tentara Sekutu di Pulau Morotai, Kini Diberi Nama Jalan Amerika
Salah satu dari sekian adalah Jalan yang dibuat tentara Sekutu. Jalan ini sekerang diberi nama jalan amerika di Pulau Morotai
Penulis: Fizri Nurdin | Editor: Mufrid Tawary
TRIBUNTERNATE.COM- Perang Dunia II pada Tahun 1942 sampai 1944 ternyata meninggalkan banyak jejak di Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara.
Salah satu dari sekian adalah Jalan yang dibuat tentara Sekutu.
Jalan tentara Sekutu ini terletak di pesisir Pantai arah dari Desa Joubela hingga Desa Wawama Kecamatan Morotai Selatan, Pulau Morotai.
Jalan tersebut dibangun tentara Sekutu saat Perang Dunia II.
Dahulu jalan itu digunakan sebagai akses utama menuju Basecamp di pesisir pantai.
Tribunternate.com, Minggu (12/6/2022) mencoba menelusuri jalan peninggalan tentara Sekutu tersebut.
Jalan itu sekarang diberi nama jalan Amerika .
Baca juga: Selain Dodola, Ada Pulau Tabailenge di Morotai yang Cocok Buat Wisatawan Lokal dan Mancanegara
Baca juga: Melihat Sisa Amunisi Perang Dunia ke - II di Pulau Morotai, Ada Tank dan Senjata Api
Lantaran terkikis air laut , jalan tersebut sekarang ini tak utuh lagi.
Salah seorang warga setempat Syukur Kuseke (58) menceritakan keberadaan jalan Amerika, sepanjang pantai Desa Joubela sampai pada Desa Wawama itu.
Kata Syukur jalan Amerika dibangun oleh tentara Australia sebab Australia pada saat itu bergabung sebagai tentara Sekutu.
"Australia juga masuk dalam kelompoknya tentara Sekutu hanya saja dorang (Mereka) Australia itu di bagian pembangunan Infrastruktur,"katanya
"Selain jalan yang sampai dari Daruba sampai di Desa Daeo itu bandara Juga Australia yang bangun pada saat itu,"sambung syukur menceritakan asal muasal jejak jalan tersebut.
Syukur mengaku di depan sepanjang jalan Amerika dari Desa Joubela hingga Desa Wawama dahulu merupakan tempat parkir pesawat tempur.
"Di depan jalan juga ada tempat parkiran pesawat Tempur tentara sekutu dan sampai sekarang masih ada hanya rumput saja yang sudah mengelilingi sehingga sudah tidak terlihat,"ujarnya.
Dia mengaku pada tahun 1980 sampai tahun 1990, jalan tersebut masih digunakan warga setempat selayaknya jalan umum.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/13062022_jalanamerika.jpg)