Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Anggota Polres Morotai Intens Awasi SPBU dan Penebangan Kayu Liar

Begitu juga terkait penebangan liar oleh masyarakat juga selalu diawasi. Bagi masyarakat yang melakukan penebangan pohon terpenting tidak pada lokasi

Penulis: Fizri Nurdin | Editor: Mufrid Tawary
Tribunternate.com/Fizri Nurdin
Kapolres Kabupaten Pulau Morotai AKBP Agung Reza Pratidina, Kamis (25/08/2022) 

TRIBUNTERNATE.COM- Kapolres Pulau Morotai, AKBP Agung Reza Pratidina mengatakan jajarannya intens melakukan pengawasan illegal logging dan Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi di kabupaten Pulau Morotai.

"Untuk illegal logging juga sama sudah kami cek, sudah saya sampaikan untuk anggota mengecek kembali apakah ada atau tidak tapi sejauh ini belum ada,"kata Agung kepada Tribunternate.com di kantornya, Kamis (25/8/2022).

"Kemudian untuk BBM juga sama, sebenarnya disini sedikit ya kuotanya, jadi untuk pengawasan juga sebenarnya kita lebih jelas, jumlah yang masuk dan keluar itu juga sudah kita monitor,"sambungnya.

Bahkan lanjut dia, pihaknya rutin melakukan pengawasan saat pengisian BBM di dua SPBU yang ada di Kabupaten Pulau Morotai.

"Jadi dua SPBU di Kabupaten Pulau Morotai ini ada anggota yang selalu monitor, mereka pantau terus di lokasi,"katanya.

Baca juga: Tim Resmob Tangkap 2 Pelaku Togel di Morotai, Satu Diantaranya Bandar

Baca juga: Warga  Morotai Cekcok dengan Anggota Dewan, Ngotot Menolak Usulan Ganti Pj Bupati

Begitu juga terkait penebangan liar oleh masyarakat juga selalu diawasi.

Bagi masyarakat yang melakukan penebangan pohon terpenting tidak pada lokasi hutan lindung

"Penebangan kayu liar juga kemarin kami cek, kemarin juga sudah ada disampaikan secara khususnya bagi industri industri yang membutuhkan kayu. kita sampaikan kepada mereka untuk tidak mengambil kayu kayu yang tidak jelas, istilahnya kayu liar,"

"Kita juga sudah mencari penebang-penebang liarnya. Jadi kalau mereka bangun rumah dan menebang pohon yang penting tidak di kawasan hutan lindung ya, kalau misalnya kayu dari kawasan atau mungkin dari tanahnya itu tidak masalah,'ujarnya. (*)

Sumber: Tribun Ternate
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved