Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Halmahera Selatan

Pemkab Halmahera Selatan Kucurkan Rp 119 Miliar untuk Pembangunan Terminal dan Pelabuhan Speedboat

Pemkab Halmahera Selatan kucurkan sebanyak Rp 119 miliar, untuk pembangunan terminal dan pelabuhan speedboat.

Penulis: Nurhidayat Hi Gani | Editor: Munawir Taoeda
Tribunternate.com/Nurhidayat Hi Gani
PROGRAM: Kepala Dinas Perhubungan Halmahera Selatan, Iksan Subur saat dijumpai beberapa waktu lalu. Ia kembali berbicara soal proyek multiyears terintegrasi. Untuk di dinas yang dipimpinnya ia mengaku sebanyak Rp 119 miliar dikucurkan untuk pembangunan terminal, ruang tunggu pelabuhan, penambahan dermaga, pelabuhan speedboat serta pelabuhan semut. 

TRIBUNTERNATE.COM, BACAN - Pemkab Halmahera Selatan, kucurkan Rp 119 miliar untuk proyek multiyears tahun 2023-2024.

Anggaran tersebut melekat di Dinas Perhubungan Halmahera Selatan, bersumber dari APBD 2023 yang telah dirancang.

Kepala Dinas Perhubungan Halmahera Selatan, Iksan Subur mengungkapkan, anggaran itu untuk proyek multiyears dua tahap.

Yakni tahap I 2023, akan dibangun ruang tunggu pelabuhan, penambahan dermaga.

Baca juga: Rekrutmen Karyawan Perusahaan Tambang di Halmahera Selatan, Wajib Memprioritaskan Putra Putri Daerah

Pelabuhan speedboat dan terminal di Desa Babang, Kecamatan Bacan Timur.

Dan tahap II di 2024, akan dibangun pelabuhan semut di Desa Tuwokona, Kecamatan Bacan Selatan.

"Kita di tahun 2023 pagu anggarannya sekitar Rp 55 miliar atau seperdua dari jumlah anggaran."

"Karena kita kan ada program dua titik di proyek multiyears ini, yaitu di Babang dan Tuwokona, "ungkapnya, Rabu (2/11/2022).

Untuk Desa Babang, merupakan proyek multiyearas yang terintegrasi.

Antara Dinas Perhubungan, Diskoperindag dan Dinas PUPR Halmahera Selatan.

Karena pekerjaan proyek yang melekat di tiga dinas tersebut, berada pada satu lokasi yang sama.

Namun masing-masing dinas, memiliki program tersendiri.

"Perhubungan pembangunannya adalah ruang tunggu pelabuhan, penambahan dermaga, terminal dan pelabuhan speedboat,"

"Sementara Dinas PUPR bangun jalan masuk dan keluar di lokasi pelabuhan. Sedangkan Diskoperindag membangun pasar,"

"Jadi satu lokasi tapi tiga dinas yang melakukan pembangunan secara bersamaan, "terang Iksan.

Baca juga: Komisi III DPRD Halmahera Selatan Minta Pemkab untuk Tidak Terburu-buru Cairkan Dana Desa

Dengan begitu, kepentingan layanan terhadap masyarakat dengan fasilitas yang disediakan, berada pada satu titik.

"Baik masyarakat yang datang dari pulau ke pelabuhan babang, sudah ada kebutuhan."

"Sembako maupun kendaraan, sudah tersedia di situ, "pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Ternate
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved