Direksi Perumda Air Minum Ake Gaale Ternate Polisikan Karyawan, Kapolres: Solusinya Mediasi

Direksi Perumda Air Minum Ake Gaale Ternate mempolisikan sejumlah karyawan mereka, gegara dianggap melakukan provokasi atas aksi beberapa waktu lalu.

Penulis: Randi Basri | Editor: Munawir Taoeda
Tribunternate.com/Randi Basri
HUKUM: Kapolres Ternate, AKBP Andik Purnomo Sigit saat memberikan keterangan, Kamis (1/12/2022). Di mana ia mengatakan, pihaknya akan melakukan mediasi antara Direksi Perumda Air Minum Ake Gaale Ternate dengan karyawan, sembali melibatkan Pemkot Ternate. 

TRIBUNTERNATE.COM, TERNATE - Sejumlah karyawan Perumda Air Minum Ake Gaale Ternate, dipolisikan direksinya.

Karena Direksi Perumda Air Minum Ake Gaale Ternate menduga, aksi boikot kemarin berdampak pada pelayanan mereka.

Aduan Direksi Perumda Air Minum Ake Gaale Ternate tersebut, dibenarkan Kapolres Ternate, AKBP Andik Purnomo Sigit

"Iya, kami baru terima laporan pengaduan itu, karena karyawan lakukan penyegelan kantor."

Baca juga: Walau Sudah Dilantik, Pj Kades Igobula, Galela Selatan, Halmahera Utara Tetap Ditolak

"Menutup hingga mogok lakukan aktifitas, serta lain sebagainya, "katanya, Kamis (1/12/2022).

Menurutnya, dilakukan karyawan adalah langkah tidak tepat, karena sebelumnya aspirasinya sudah disampaikan.

"Silahkan memberikan aspirasi, tapi jangan sampai merugikan hak-hak orang lain, "ucapnya

Langkah yang diambil karyawan, tentunya akan berdampak buruk pada seluruh warga Kota Ternate.

"Jika warga tidak bisa minum dan mandi, tentunya ini akan menjadi masalah baru lagi, "bebernya.

Untuk itu, paling lambat sore ini, Polres Ternate akan membuat pertemuan.

Yang melibatkan Direktur, Direksi, dewan dan karyawan Perumda Air Minum Ake Gaale Ternate.

Serta perwakilan Pemkot Ternate, sebagai upaya untuk menyelesaikan masalah tersebut.

"Kita upaya untuk selesaikan dan menyelesaikan masalah ini, tanpa menimbulkan masalah baru, "akunya.

Kapolres menegaskan, pasalah penyegelan pelayanan di Perumda Air Minum Ake Gaale Ternate, pernah dilakukan.

Baca juga: Lima Petugas Rutan Kelas II B Ternate Terancam di PTDH, Gegara Aniaya Napi hingga Lakukan Penipuan

"Sebelumya sudah ditutup tapi dibuka oleh anggota Polsek karena itu pelayanan, tapi hari ini ditutup lagi, "tegasnya lagi.

Pertemuan sore nanti menurut Kapolres, akan dibuatkan surat pernyataan, sehingga hal-hal seperti ini tidak lagi terjadi.

"Yang pasti kami akan memediasi, jangan sampai masalah ini menghentikan pelayanan air bersih, "pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Ternate
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved