Kasus Pembangunan Masjid Raya Halmahera Selatan 2017 Terkendala Audit BPKP
Dugaan korupsi pembangunan Masjid Raya Halmahera Selatan terkendala audit BPKP, karenanya Jaksa tak bisa tetapkan siapa tersangkanya
Penulis: Randi Basri | Editor: Munawir Taoeda
TRIBUNTERNATE.COM, TERNATE - Kejati Maluku Utara didesak, untuk memperjelas status kasus.
Dugaan korupsi pembagunan Masjid Raya, Desa Kampung Makian, Kecamatan Bacan Selatan, Halmahera Selatan.
Yang tengah diusut Tim Penyidik Bidang Pidana Khusus, atau Pidsus Kejati Maluku Utara.
Praktisi hukum Maluku Utara, Nurul Mulyani mengatakan bahwa dugaan korupsi.
Baca juga: DPW PKS Maluku Utara Belum Ajukan Berkas Bacaleg untuk Pemilu 2024, Berikut Penjelasanya
Proyek pembanggunan tersebut merupakan, kasus yang menyita perhatian masyarakat.
"Olehnya itu, saya meminta kepada Kejati untuk selalu menyampaikan perkembangan kasus."
"Hal itu penting, agar masyarakat juga tahu sampai di mana progresnya,"katanya, Senin (8/5/2023).
Nurul menyebut, dugaan tindak pidana korupsi dalam kasus, yang masuk tahapan penyidikan ini.
Maka merujuk pada KUHAP, tentu sudah jelas bahwa, suatu perkara dapat ditingkatkan.
Status hukumnya dari penyelidikan ke penyidikan, berarti penyidik sudah.
Menemukan 2 alat bukti yang sah, dan mengarah pada suatu tindak pidana.
"Oleh karena kasus ini sudah dalam tahap penyidikan, sejak bulan Juli 2022."
"Maka seharusnya, penyidik Pidsus Kejati Maluku Utara telah melakukan gelar perkara."
"Untuk menentukan pihak-pihak siapa saja, yang dapat dimintai pertanggung jawaban."
"Atas kasus ini dengan menetapkan sebagai tersangka, dengan merujuk 2 alat bukti yang sah, "jelasnya.
korupsi
Kejati Maluku Utara
Ardian
Her Notoraharjo
Nurul Mulyani
Halmahera Selatan
Maluku Utara
Tribun Ternate
Wagub Maluku Utara Sarbin Sehe Cermati Anggaran dan Realisasi Kinerja Bappeda |
![]() |
---|
Pimpin Rapat Ketahanan Pangan, Wagub Malut Sarbin Sehe Tekankan Pentingnya CPP di Kabupaten/Kota |
![]() |
---|
Buka Rakor UKPBJ, Kepala BPBJ Malut Hairil Hi Hukum Ingatkan Pentingnya Kolaborasi Antar Daerah |
![]() |
---|
Fakta Temuan Potongan Kaki Manusia di Ternate: Bukan Tindakan Kriminal, Ini Asal Usulnya |
![]() |
---|
Hadiri Konferensi PGME, Ahmad Laiman Dorong Pemenuhan Dokter Spesialis untuk Tidore |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.