Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Sofifi

Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Maluku Utara Bina Tenaga Kerja

Kepala Disnakertrans Maluku Utara, Marwan Polosiri mengatakan, Bimtek tersebut dilakukan sesuai Permendagri nomor 1 Tahun 2022, 18 Januari 2022.

Penulis: Sansul Sardi | Editor: Mufrid Tawary
Tribunternate.com
Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Maluku Utara, Marwan Polisiri, memberi sambutan di bimbingan teknis petugas antara kerja dan program pembinaan ketenagakerjaan. 

TRIBUNTERNATE.COM,SOFIFI- Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Maluku Utara, Kamis (10/8/2023) menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) petugas antara kerja dan program pembinaan ketenagakerjaan.

Kepala Disnakertrans Maluku Utara, Marwan Polosiri mengatakan, Bimtek tersebut dilakukan sesuai Permendagri nomor 1 Tahun 2022, 18 Januari 2022.

"Jadi tugas jabatan fungsional Pengantar Kerja yaitu, perencanaan pelaksanaan antar kerja, penempatan tenaga kerja dan perluasan kesempatan kerja," ucapnya.

"Pengendalian penggunaan TKA, pembinaan kelembagaan dan sumber daya manusia penempatan dan evaluasi dan laporan pelaksanaan Antar Kerja," sambunganya.

Lebih jauh lagi ia mengaku, kegiatan ini untuk menjawab tantangan ketenagakerjaan saat ini yaitu mengatasi angka pengangguran, kurangnya kompetensi pekerja lokal dan bonus demografi

Selain itu, upaya pihaknya untuk mensinergikan pelatihan dan penempatan sesuai dengan 9 lompatan Kemnaker RI terutama terkait dengan Link and macht jumlah suplay tenaga kerja kompeten sesuai dengan kebutuhan perusahaan (lowongan kerja)

"Dan menyiapkan ekosistem digital yang kondusif dimana kebutuhan data informasi pasar kerja tersedia pada platform digital siap kerja," jelasnya.

Baca juga: Kramat Beach Jadi Destinasi Wisata Populer di Pulau Taliabu

Bimtek ini agar upaya pihaknya dalam hal ini Pemprov untuk menyiapkan fungsional pengantar kerja dan petugas pengantar kerja yang akan menjembatani antar perusahaan dengan pencari kerja,

"Karena sampai saat ini masih 1 orang dan adanya di BPVP Ternate," katanya.

Ia menambahkan, upaya pihaknya agar Bursa Kerja Khusus (BKK) dapat dimanfaatkan oleh perusahaan untuk mendapatkan tenaga kerja yang konpeten.

Untuk itu BKK seperti SMK dan Perguruan Tinggi harus membenahi diri terutama kurikulum yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja dan dunia industri.

"Intinya upaya kita juga untuk membuka peluang kerja di luar negeri melalui BP2MI," pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Ternate
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved