Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Morotai

Komunitas Harley Davidson Club Indonesia Rayakan HUT ke 78 Indonesia di Morotai, Ini yang Dilakukan

Komunitas Harley Davidson Club Indonesia (HDCI), mengunjungi wisata ke Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara.

Penulis: Fizri Nurdin | Editor: Mufrid Tawary
Tribunternate.com
Komunitas Harley Davidson Club Indonesia memilih darah perbatasan untuk merayakan HUT ke 78 Republik Indonesia, dimana mereka mengunjungi sejumlah lokasi wisata, salah satunya di Pulau Dodola, di Dodola mereka menaman pohon, bersama dengan kepala Dinas Pariwisata, Kalbi Rasyid, Jumat (18/8/2023). 

TRIBUNTERNATE.COM, MOROTAI - Belum lama ini, Komunitas Harley Davidson Club Indonesia (HDCI), mengunjungi wisata ke Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara.

Kunjungan para pengendara motor gede (Moge) ke Morotai itu, bagian dari agenda Touring Harley Davidson Wonderful Halmahera Ride 2023.

Ada sejumlah tempat wisata yang dikunjungi HDCI selama berada di Morotai. Salah satu destinasi wisata dikunjungi HDCI ialah Pulau Dodola. Dalam kunjungannya ke Dodola, HDCI menyempatkan waktu melakukan aksi penanaman pohon di Dodola.

"Aksi ini sebagai wujud kepedulian HDCI terhadap upaya meminimalisir kerusakan lingkungan di kawasan pesisir, dan pulau-pulau kecil," kata Kepala Dinas Pariwisata Pulau Morotai, Kalbi Rasyid, Jumat (18/8/2023).

Lanjut Kalbi, selain ke Dodola, HDCI juga melakukan kunjungan wisata ke Tanjung Amerika, yang merupakan salah satu destinasi wisata di Kecamatan Morotai Jaya.

"Mereka juga melaksanakan upacara detik-detik proklamasi peringatan HUT RI ke-78 bersama masyarakat Kecamatan Morotai Utara di Desa Bere-Bere,"ujarnya.

Baca juga: Tak Ditopang Anggaran Pengawasan, Inspektorat Morotai Tak Bisa Berkutik

Menurut Kalbi, tahun ini HDCI sengaja memilih Morotai sebagai tujuan pelaksanaan HUT proklamasi kemerdekaan, karena ingin merayakan kemerdekaan bersama masyarakat di wilayah perbatasan.

"Mereka ini berasal dari Jakarta, dan beberapa daerah di Sulawesi,"katanya.

Pandangan mereka soal pariwisata Morotai, kata Kalbi, sangat positif.

"Mereka sangat menikmati selama berada disini. Mereka juga sempat mengunjungi Museum swadaya milik Muhlis Eso. Dan banyak sekali mereka dapatkan dari cerita Muhlis Eso tentang sejarah perang dunia ke dua. Apa yang diceritakan Muhlis bagi mereka informasi cukup berharga,"pungkasnya.(*)

Sumber: Tribun Ternate
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved