Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Sofifi

Warga Kelurahan Bastiong Talangame Ternate Disosialisasikan Konsensus Berbangsa dan Bernegara

Warga di Kelurahan Bastiong Talangame, Kota Ternate disosialisasi tentang Konsensus Berbangsa dan Bernegara oleh anggota DPRD, Jainal Samad

Penulis: Sansul Sardi | Editor: Munawir Taoeda
Tribunternate.com/Sansul Sardi
PROGRAM: Suasana sosialisasi Anggota DPRD Maluku Utara, Jainal Samad di Kelurahan Bastiong Talangame, Selasa (22/82023) malam. 

TRIBUNTERNATE.COM, SOFIFI - Anggota DPRD Maluku Utara, Jainal Samad gelarĀ  sosialisasi.

Bertemakan Empat Konsensus Berbangsa dan Bernegara di RT 04 Kelurahan Bastiong Talangame, Selasa (23/8/2023) tadi malam.

Pantauan TribunTernate.com, sosialisasi anggota DPRD Maluku Utara Dapil I Kota Ternate dan Halmahera Barat ini.

Didampingi dua akademisi sebagai narasumber, tampak dalam diskusi peserta sosialisasi bersemangat ajukan pertanyaan.

Baca juga: Prakiraan Cuaca Halmahera Selatan Hari Ini, Rabu 23 Agustus 2023: Belum Masuk Kategori Ekstrem

Dikatakan, bahwa kegiatan yang dilaksanakan oleh dirinya merupakan bagian dari salah satu tugas anggota DPRD.

Yakni mensosialisasikan empat konsesus dalam berbangsa dan bernegara.

"Jadi tugas kita salah satunya sosialisasi, empat konsensus dalam berbangsa dan bernegara."

"Nah malam ini saya sudah selesaikan tugas saya ,dan mungkin dengan teman-teman anggota DPRD lain."

"Yang sementara melakukan di berbagai tempat dan batas akhirnya besok, "ucapnya usai kegiatan.

Lebih lanjut ia mengaku, tentu empat konsensus ini kaitan erat dengan penguatan soal empat pilar.

Diantaranya Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika.

Ia menyebutkan, dengan perkembangan zaman peserta menanyakan kepadan kedua pemateri terkait P4 (Pedoman penghayatan dan pengamalan Pancasila), yang tak lagi diterapkan di kurikulum pendidikan anak usia dini.

"Karena kedua orang pemateri tadi sampaikan bahwa dengan adanya perkembangan zaman, kemudian para peserta menanyakan persoalan P4 dengan Pancasila."

"Di masa orde baru kenapa kok tidak sampai sekarang dimasukan dalam kurikulum pendidikan anak usia dini, "katanya.

Lanjutnya, tapi kemudian kurikulum merdeka belajar sudah menjawab semua, karena didalam disampaikan langsung.

Halaman
12
Sumber: Tribun Ternate
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved