Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Ditreskrimum Polda Maluku Utara Beri Kuliah Umum ke Mahasiswa Unkhair Ternate

Polda Maluku Utara memberikan kuliah umum pada mahasiswa Universitas Khairun Ternate lewat kegiatan Pembukaan Pengenalan Kehidupan PKKMB

|
Penulis: Randi Basri | Editor: Mufrid Tawary
Tribunternate.com
Foto bersama usai memberikan kuliah umum di kampus Universitas Khairun Ternate, Senin (28/8/2023) 

TRIBUNTERNATE.COM - Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Maluku Utara memberikan kuliah umum pada mahasiswa Universitas Khairun Ternate lewat kegiatan Pembukaan Pengenalan Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) tahun 2023.

Dalam kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kasubdit I Kamneg Ditreskrimum Polda Maluku Utara, Kompol Randhir Prakarna.

Wadir Krimum Polda Maluku Utara, AKBP Anjas Gautama Putra menyebut, kegiatan yang dilaksanakan ini merupakan salah satu bentuk Polri untuk bisa mencegah kenekalan dini lewat hal-hal positif.

Salah satunya kegiatan tentang intoleransi yang akan dijelaskan kepada mahasiswa lewat kuliah umum yang diberikan.

“Intoleransi merupakan pintu masuk kepada radikalisme yang dapat mengarah ke terorisme untuk cegah itu kita sampaikan materi-materi agar bisa cegah itu,” ucap Anjas, Senin (28/8/2023).

Anjas juga menjelaskan, perbuatan-perbuatan radikal harus dihilangkan sedini mungkin agar tidak mengarah kepada terorisme.

Baca juga: Pejabat di Halmahera Selatan Diminta Lapor Polisi, Jika Ada Oknum Bawa-bawa LSM Lakukan Pemerasan

Sebab terorisme merupakan tindak kejahatan luar biasa yang menyasar pemerintah, masyarakat dan ketertiban umum.

“Generasi muda merupakan pondasi dalam menuju Indonesia emas, yang harus bersih dari benih-benih radikalisme,” katanya.

Olehnya itu para mahasiswa baru Unkhair ini harus dapat memilah dan memilih informasi,  agar tidak terjerat paham-paham yang mengarah kepada radikalisme.

Sebagai generasi emas di era kebebasan informasi, pemerintah dalam hal ini Kepolisian memiliki tanggung jawab.

Untuk menjaga generasi muda agar tidak mudah terjerat apalagi terpapar aliran radikal.

“Program kontra radikalisasi serta kontra narasi selalu dijadikan sebagai benteng untuk menangkal tumbuh kembang aliran radikal yang mengarah ke terorisme,” harapnya mengakhiri. (*)

Sumber: Tribun Ternate
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved