Sofifi
Proyek RSU Sofifi Mangkrak, Rosihan Jafar: Konsultan Harus Tanggung Jawab
Sebuah proyek miliaran rupiah milik RSU Sofifi terbengkelai, DPRD Maluku Utara minta tanggungjawab konsulktan
Penulis: Sansul Sardi | Editor: Munawir Taoeda
TRIBUNTERNATE.COM, SOFIFI - DPRD Maluku Utara, yang tergabung dari Komisi III dan IV.
Meninjau pembangunan proyek RSU Sofifi, Kota Tidore Kepulauan, Selasa (26/9/2023) kemarin.
Berdasarkan hasil tinjauan, DPRD Maluku Utara menilai proyek tersebut mangkrak.
Bahkan pihak konsultan pengawas proyek, tidak pernah melakukan Show Cause Meeting (SCM) sampai proyek tersebut tak berlanjut.
Baca juga: 31 Orang Lulus Seleksi Pendidikan Alih Golongan, Wakapolda Maluku Utara Pimpin Sidang
"Bayangkan, pekerjaan 450 hari, tapi SCM 1 sampai 2 tidak ada, anda kan dibayar oleh negara."
"Seharusnya kalau tidak ada pekerjaan, anda harus mengeluarkan SCM 1 sampai 2."
"Makanya SCM tiga harus putus kontrak, "tegas Ketua Komisi III, Rosihan Jafar.
Di depan Direktur RSU Sofifi, yang di dampingi PPK dan konsultan pengawasan proyek.
Menurutnya, kalau seperti ini sudah tentu daerah dirugikan. Selain itu dirinya juga mengingatkan.
Kepada konsultan agar bekerja dengan baik, jika menemukan ada kejanggalan di lapangan.
Maka tugas konsultan harus membuat peringatan ke kontraktor.
"Baru sekarang anda bilang masih menunggu keputusan dari pihak SMI, itu salah."
"Yang berkontrak dengan anda itu Pemda bukan pihak SMI, itu tugas Pemda, "ujarnya.
Politisi Perindo Maluku Utara terlihat makin geram, sehingga meminta konsultan bertanggung jawab.
Karena telah menggunakan anggaran pengawasan sebesar Rp 1,5 miliar.
DPRD Maluku Utara Tinjau Pagar SMK N 2 Tidore yang Ambruk: Segera Usulkan Perbaikan |
![]() |
---|
Pj Gubernur Maluku Utara Minta Seluruh OPD Siap Hadapi Transisi Pemerintahan |
![]() |
---|
Kondisi Panti Asuhan PSAA Budi Sentosa di Ternate Memprihatinkan, Zen Kasim : Akan Direnovasi |
![]() |
---|
BPKAD Warning 7 OPD di Pemprov Maluku Utara yang Belum Serahkan Laporan Keuangan |
![]() |
---|
Akademisi Maluku Utara Dorong Seleksi Terbuka dalam Pembentukan Kabinet Sherly Laos - Sarbin Sehe |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.