Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Pulau Taliabu

Kebakaran Hutan di Desa Ratahaya Taliabu, Haruna Masuku: Perhatikan Kondisi Kebun Sebelum Pulang

Kebakaran hutan kembali terjadi di Pulau Taliabu, Maluku Utara, kali ini terjadi di Desa Ratahaya, Kecamatan Taliabu Barat

Penulis: Laode Havidl | Editor: Munawir Taoeda
Dok Satpol PP dan Damkar Pulau Taliabu
KEBAKARAN: Hutan terbakar di Desa Ratahaya, Pulau Taliabu, Maluku Utara 

TRIBUNTERNATE.COM, TALIABU - Kebakaran hutan terjadi di Desa Ratahaya, Kecamatan Taliabu Barat, Pulau Taliabu.

Informasi yang dihimpun TribunTernate.com, kebakaran terjadi sekira pukul 17:30 WIT, Selasa (23/1/2024) kemarin.

Meski begitu, api berhasil dipadamkan petugas Damkar Pulau Taliabu, sekira pukul 20:15 WIT.

Kasatpol PP dan Damkar Pulau Taliabu, Haruna Masuku mengatakan.

Baca juga: Polres Pulau Taliabu Gelar Perkara 4 Kasus Sekaligus, Penyelidikan Kasus Pengancaman Dihentikan

Peristiwa itu diketahui dari laporan warga setewmpat, atasnama Tina.

Kemudian, Haruna mengirimkan petugas untuk lakukan pemadaman api agar tidak meluas ke titik lokasi hutan lainnya.

Dari hasil investigasi, kronologi kebakaran hutan bersumber dari lokasi kebun warga bernama Jumrah.

Di mana, Jumrah selaku pemilik lahan kala itu sedang membakar rumput di kebunnya itu.

"Kami terima laporan, api itu awal dari Pak Jumrah membakar di kebun, dan tak tahu menahu api membesar, "ungkap, Kamis (25/1/2024).

Lanjutnya, api kemudian merembet ke hutan lainnya sehingga tak bisa dipadamkan seorang diri oleh Jumrah.

Atas hal itu, petugas Damkar bersama pemilik lahan dibantu 2 warga setempat mematikan api tersebut.

"Dalam kebakaran tersebut tidak ada tanaman warga yg terbakar, "ujarnya.

Atas hal itu, pihaknya mengimbau kepada pemilik lahan, agar memperihatinkan segala sesuatu sebelum meninggalkan kebun.

Baca juga: Pria 57 Tahun di Taliabu Ditetapkan Tersangka Dugaan Pelecehan Seksual di Desa Kabuno

Diketahui, insiden kebakaran hutan di Desa Ratahaya pernah terjadi belum lama ini, tepatnya pada November 2023 kemarin.

Pasalnya, sepanjang kurang lebih 300 meter lahan atau hutan warga waktu itu terbakar hangus.

Hal ini tentu perlu menjadi perhatian warga setempat agar dapat mewaspadai aktivitas di wilayah kebun masing-masing. (*)

Sumber: Tribun Ternate
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved