Halmahera Selatan
Anggaran Perencanaan & Pengawasan Proyek Masjid Agung Al-Khairat Halmahera Selatan Rp 2 Miliar
Pemkab Halmahera Selatan, Maluku Utara, segera memulai pekerjaan proyek lanjutan pembangunan Masjid Agung Al-Khairat.
Penulis: Nurhidayat Hi Gani | Editor: Mufrid Tawary
TRIBUNTERNATE.COM, BACAN - Pemkab Halmahera Selatan, Maluku Utara, segera memulai pekerjaan proyek lanjutan pembangunan Masjid Agung Al-Khairat.
Dalam pekerjaan ini, Pemkab mengalokasi anggaran sebanyak Rp 25 miliar dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah atau PABD.
Proyek ini melekat di Dinas Perumahaan Rakyat dan Perumukiman (Disperkim).
Plt Kepala Disperkim Halmahera Selatan Fadli Hi. Kadir mengatakan bahwa anggaran Rp 25 miliar untuk proyek tersebut, di dalamnya termasuk anggaran pengawasan.
Di mana untuk pekerjaan fisik Rp 23 miliar dan sisahnya Rp 2 miliar perencanaan dan pengawasan.
"Anggarannya Rp 25 miliar, Rp 23 miliar untuk fisik dan Rp 2 miliar untuk perencanaan dan pengawasan," kata Fadli, Rabu (3/7/2024).
Dia menjelaskan proyek lanjutan Masjid Agung Al-Khairat ini fokus pada bangunan utama.
Namun tidak menutup kemungkinan ada tambahan item kegiatan seperti pelataran Masjid.
"Tapi kita tinggu hasil kajian tim teknis dari Unkhaid Ternate, sebagaimana rekomendasi LO Kejati Maluku Utara," jelasnya.
Pemkab Halmahera Selatan diketahui menggandeng pihak Universitas Khairun (Unkhair) Ternate sebagai tim teknis yang bertugas mengkaji kembali kelayakan bangunan Masjid Al-Kahirat.
Baca juga: Polisi Serahkan 2 Tersangka Kasus Peredaran Ganja di Halmahera Selatan ke Jaksa untuk Disidangkan
Bupati Halmahera Selatan Bassam Kasuba mengatakan anggaran proyek Masjid Agung Al-Khairat akan disesuaikan dengan hasil kajian Unkhair Ternate.
Kajian ini dilakukan berdasarkan rekomendasi Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku Utara selaku lembaga yang pernah menangani perkara dugaan korupsi anggaran proyek Masjid Al-Khairat tahun anggaran 2015-2018.
"Kami berterimakasih kepada Unkhair yang mau mendampingi untuk melakukan kajian berdasarkan rekomendasi LO dari Kejati untuk segera kita tangani proyek Masjid Raya," kata Bassam saat bersama Tim Teknis Unkhair meninjau Masjid Agung Al-Khairat, Senin (1/7/2024).
Bassam menyebut anggaran yang digeontorkan untuk lanjutan proyek pembabgunan Masjid Agung Al-Kahirat sebanyak Rp 23 miliar.
Jumlah ini belum termasuk pada anggaran perencanaan dan pengawasan yang sudah dialokasi dalam APBD Halmahera Selatan tahun 2024.
Politikus PKS ini pun berharap pembangunan Masjid Agung Al-Khairat bisa teralksana bulan ini. Karena sangat disayangkan, jika aset pemerintah daerah itu dibiarkan cuma-cuma.
"Kita akan tuntaskan (pembangunam Masjid Agung Al-Khairat), karena bagaimanapun ini aset daerah. Saya harapkan 2024 ini masjid sudah difungsikan," tandasnya. (*)
| Partai Gelora Rombak Pengurus di Halmahera Selatan, Jaya Lamusu Geser Posisi Husein Said |
|
|---|
| Dua Pekan Pasca Puting Beliung, Rumah Warga Makian Belum Diperbaiki Pemkab Halsel |
|
|---|
| Pemprov Malut Sisir Tambang Galian C Ilegal di Halmahera Selatan |
|
|---|
| 180 Agen BSI di Halmahera Selatan Buka Layanan Rekening Tabungan Haji |
|
|---|
| Penyaluran BBM Nelayan di Halsel Diduga Tak Sesuai, PT Babang Raya Buka Suara |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/03072024_Masjidagunghalsel03242424.jpg)