Pilkada Halmahera Selatan 2024
Partai Ummat: Bahrain Kasuba Gagal Bertarung di Pilkada Halmahera Selatan 2020 Karena Dijegal
Ketua DPD Partai Ummat membeberkan alasan kegagalan Bahrain Kasuba dalam Pilkada 2020 lalu di kegiatan silaturhami bersama warga desa bibinoi
Penulis: Nurhidayat Hi Gani | Editor: Sitti Muthmainnah
TRIBUNTERNATE.COM, BACAN - Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Ummat Kabupaten Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara, Muhammad Darus, membeberkan upaya pihak tertentu untuk menjegal Bahrain Kasuba di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024.
Hal itu ia sampaikan dalam silaturahmi Bahrain Kasuba dengan warga Desa Bibinoi, Kecamatan Bacan Timur Tengah, Rabu (18/9/2024) malam.
Darus mengatakan, upaya penjegalan terhadap Bahrain tidak berbeda dengan Pilkada tahun 2020 lalu.
Di mana, Bahrain yang merupakan Bupati Kabupaten Halmahera Selatan aktif saat itu, gagal bertarung karena sebagian besar Partai Politik (Parpol) dialihkan untuk mendukung kandidat lain.
Baca juga: Bahri Sudirman: Aspirasi Warga Desa Lukolamo Halmahera Tengah Jadi Catatan Penting
Namun untuk Pilkada 2024, ia menegaskan upaya itu tak lagi berhasil dilakukan setelah Partai Gerindra, Golkar dan Gelora memantapkan keputusan mengusung Bahrain Kasuba dan Umar Hi. Soleman (BK-Umar) sebagai Bakal Pasangan Calon (Bapaslon).
"Jadi di Pilkada 2020 itu semua orang tahu, bahwa Bahrain Kasuba itu dijegal agar tidak bisa calon. Di Pilkada 2024 juga ada upaya itu, tapi sudah tidak bisa," tegasnya.
Partai Ummat, menurut Darus, bukan bagian Parpol pengusung Bahrain-Umar. Namun, Partai Ummat adalah Parpol pendukung Bapaslon dengan tagline 'Halsel Maju' tersebut.
"Tara (tidak) perlu khawatir Bapak dan Ibu. Di Pak Bahrain dan Pak Umar, itu ada Gerindra, Golkar, Gelora, ada Partai Ummat dan PBB. Kita banyak, jadi jangan khawatir," imbuhnya.
Darus mengajak warga Desa Bibinoi agar memilih pemimpin Kabupaten Halmahera Selatan yang dekat dengan rakyat, pemimpin yang mampu merumuskan kebijakan untuk kemaslahatan rakyat.
Dia pun mengatakan, Bahrain Kasuba dan Umar Hi. Soleman adalah sosok pemimpin yang merakyat.
Di samping itu, keduanya berpengalaman dan mengerti tata kelola pemerintahan yang profesional, transparan dan akuntabel.
"Saya ingin kasih tahu, pemimpin itu tugasnya cuma dua. Yaitu mensejahterakan rakyat dan menghilangkan rasa takut kepada rakyat. Tapi itu berat," tuturnya.
"Tapi orang seperti Pak Bahrain dan Pak Umar ini sudah membuktikannya. Pak Bahrain 5 tahun jadi Bupati, dan Pak Umar jadi Ketua DPRD," pungkasnya.
Pada kesempatan yang sama, Bahrain Kasuba menyampaikan beberapa hal kepada warga Desa Bibinoi, dan juga menyentil kegagalannya di Pilkada 2020.
Dia menilai, penjegalan itu merupakan sesuatu yang biasa dalam dunia politik.
Baca juga: Tak Sejalan dengan Partai, Kader PAN Nasrudin Mahmud Dukung Ubaid-Anjas di Pilkada Halmahera Timur
"Itu karena dorang (mereka) tidak mau Bahrain Kasuba calon. Tapi sekarang sudah tidak bisa, karena Bahrain sudah mendaftar ke KPU," kata Bahrain.
Selaku putra asli Desa Bibinoi, Bahrain menyatakan momentum Pilkada Kabupaten Halmahera Selatan 2024 merupakan kesempatan bagi warga Bibinoi kembali melahirkan pemimpin.
Oleh sebab itu, ia berharap warga Desa Bibinoi terus bersamanya untuk mengabdikan diri kepada daerah.
"Kalau Bahrain sudah ada, pasti orang-orang Bibinoi juga akan ikut. Orang-orang Bibinoi ini sebenarnya mau sekali dengan Bahrain," ujar Bahrain seraya tertawa. (*)
Sidang Sengketa Pilkada Halmahera Selatan, Paslon Rusihan - Muhtar Dalilkan Bawaslu Tak Profesional |
![]() |
---|
Sidang Perdana Sengketa Pilkada Halmahera Selatan Dijadwalkan Jumat 10 Januari 2025 |
![]() |
---|
Bawaslu Halmahera Selatan Proses Laporan Dugaan Pelanggaran Pilkada 2024 |
![]() |
---|
LPI Klaim Punya Bukti Keterlibatan Para Kades di Pilkada Halmahera Selatan 2024 |
![]() |
---|
Paslon Bahrain - Umar Resmi Gugat Hasil Pilkada Halmahera Selatan 2024 di Mahkama Konstitusi |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.