BKKBN Malut
Tekan Angka Stunting, BKKBN Maluku Utara Perkuat Pelayanan KB Pasca Persalinan
BKKBN Malut Perkuat Pelayanan KB Pasca Persalinan sebab metode itu dapat menekankan angka stunting yang saat ini masih tinggi dari ketetapan WHO
Kedua regulasi itu mengamanatkan, BKKBN bertanggung jawab atas pengendalian penduduk dan keluarga berencana. Termasuk sebagai koordinator program percepatan penurunan stunting dengan komitmen mencapai target prevalensi stunting 14 persen pada 2024.
Baca juga: Upaya Berantas Narkoba dan Deteksi Dini, Kamtib Rutan Kelas II B Soasiu Gelar Razia Besar-besaran
Saat ini, prevalensi stunting di Indonesia berada di angka 21,6 persen sesuai SSGI 2022 dan 21,5 persen menurut Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023. Maluku Utara sendiri capaiannya lebih tinggi, di kisaran 26,1 persen jauh di atas batas standar WHO 20 persen.
Data laporan SIGA Yan-KB 2023 menunjukkan bahwa capaian pelayanan KBPP di Maluku Utara masih belum mencapai target. Dari target 20.388 akseptor, hanya 10.214 akseptor yang tercapai.
Tahun 2024, target pelayanan ditetapkan 19.601 akseptor, hingga September 2024 cakupannya masih jauh dari target. Hal ini menunjukkan perlunya intensifikasi koordinasi dan peningkatan pelayanan. (*)
| 301 Pegawai BKKBN Maluku Utara Ikut Retret: Bangun Kedisiplinan Kerja |
|
|---|
| Laut Bunaken di Manado Jadi Saksi Penyerahan Pataka Kirab Bangga Kencana |
|
|---|
| Tidore Tuan Rumah Harganas 2025 |
|
|---|
| Kemendukbangga/BKKBN Dorong Percepatan Quick Win Menteri Wihaji dan Bangga Kencana di Taliabu |
|
|---|
| Tingkatkan Kinerja dan Sinergitas, Kemendukbangga/BKKBN RI Gelar Retreat Flower Bee Honey |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/Evaluasi-dan-Monitoring-Percepatan-Penurunan-Angka-Stunting.jpg)