Senin, 11 Mei 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

BKKBN Malut

Tekan Angka Stunting, BKKBN Maluku Utara Perkuat Pelayanan KB Pasca Persalinan

BKKBN Malut Perkuat Pelayanan KB Pasca Persalinan sebab metode itu dapat menekankan angka stunting yang saat ini masih tinggi dari ketetapan WHO

Tayang:
Dok. BKKBN Maluku Utara
Kegiatan Evaluasi dan Monitoring Percepatan Penurunan Angka Stunting oleh BKKBN Maluku Utara di Halmahera Selatan dan Halmahera Utara yang diikuti 25 peserta, Kamis (10/10/2024). 

Kedua regulasi itu mengamanatkan, BKKBN bertanggung jawab atas pengendalian penduduk dan keluarga berencana. Termasuk  sebagai koordinator program percepatan penurunan stunting dengan komitmen mencapai target prevalensi stunting 14 persen pada 2024.

Baca juga: Upaya Berantas Narkoba dan Deteksi Dini, Kamtib Rutan Kelas II B Soasiu Gelar Razia Besar-besaran

Saat ini, prevalensi stunting di Indonesia berada di angka 21,6 persen sesuai SSGI 2022 dan 21,5 persen menurut Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023. Maluku Utara sendiri capaiannya lebih tinggi, di kisaran 26,1 persen jauh di atas batas standar WHO 20 persen.

Data laporan SIGA Yan-KB 2023 menunjukkan bahwa capaian pelayanan KBPP di Maluku Utara masih belum mencapai target. Dari target  20.388 akseptor, hanya 10.214 akseptor yang tercapai.

Tahun 2024, target pelayanan ditetapkan 19.601 akseptor, hingga September 2024 cakupannya masih jauh dari target. Hal ini menunjukkan perlunya intensifikasi koordinasi dan peningkatan pelayanan. (*)

Sumber: Tribun Ternate
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved