Diskusi Pencegahan Intoleransi, Radikalisme dan Terorisme di Ternate Maluku Utara
Pesantren harus menjadi gaeda terdepan dalam hal pencegahan intoleransi, radikalisme dan terorisme di Ternate, Maluku Utara
Penulis: Randi Basri | Editor: Munawir Taoeda
TRIBUNTERNATE.COM, TERNATE - Ada diskusi tentang pencegahan intoleransi, radikalisme dan terorisme di Kota Ternate, Maluku Utara.
Informasi yang dihimpun TribunTernate.com, diskusi itu berlangsung di Hotel Jati Ternate, Senin (14/10/2024).
Diskusi yang diinisiasi Densus 88 Polri menghadirkan para tokoh senior, di antaranya:
Eks Napiter Jamaah Islamiyah Ustadz Arief Siswanto
Baca juga: Jenguk Sherly Tjoanda, Rocky Gerung: Perempuan Paham Keadilan
Pengasuh Ponpes Darusy Syahadah Boyolali Ustaz Mustaqim
Pendiri Pondok Pesantren Salman Al-farisi H Ridwan M. Ilyas
Pimpinan Ponpes Salman Alfarisi Halmahera Tengah Eko Budianto
Wakil Ketua MUI Maluku Utara Ustadz H Hidayatussalam Sehan
Kasatgaswil Maluku Utara Densus 88 Polri AKBP Muslim Nanggala
Kasubdit V Dit Intelkam Polda Maluku Utara AKBP Sigid Adi Prasetyo, dan
Wakil Kabinda Maluku Utara Kolonel Mar Hermawan
Ustadz Arief Siswanto menilai diskusi ini sangat baik, sebab ada beberapa anggota eks Jamaah Islamiyah yang datang mendengarkan materi.
"Sangat baik (diskusi), guna mencegah dan memberikan pemahaman yang baik kepada eks Jamaah Islamiyah, "harapnya.
Baginya, pergerakan kelompok Jamaah Islamiyah sudah dilarang sejak 2008 silam.
"Karena merupakan organisasi terlarang, makanya dibubarkan. Dan Alhamdulillah mereka sudah 'kembali'."
"Artinya sudah kembali ke tengah Umat Islam, dan menjadi warga negara yang baik, "tuturnya.
Kemudian Ustadz Mustaqim menyebut, untuk Jamaah Islamiyah di Maluku Utara tidak begitu banyak.
"Aktifitas ada namun lebih kepada kemanusiaan, kalau kekerasan tidak ada, "imbuhnya.
Pimpinan Ponpes Salman Alfarisi Halmahera Tengah Eko Budianto menambahkan.
Selaku elemen masyarakat, tentu sangat berterima kasih atas kegiatan yang dilakukan Densus 88 Polri ini.
Menurutnya, Pesantren harus menjadi garda terdepan dalam hal pencegahan radikalisme.
Akan tetapi ada juga beberapa Pesantren ikut terpapar, untuk itu dengan kegiatan ini cukup bagus.
Baca juga: Cerita Tito Karnavian Sempat Ragu Benny Laos Maju Pilkada Morotai
"Tentu dengan kegiatan ini kita bisa tahu dan paham, bagaimana langkah-langkah yang kita ambil, "ungkapnya.
"Kita pasti bantu apabila ada oknum yang terpapar (radikalisme), maka kita siap untuk ajak mereka kembali pada NKRI."
"Karena berdirinya NKRI atas dukungan para ulama dan masyarakat, "pungkasnya. (*)
BREAKING NEWS: Warga Ternate Dihebohkan Temuan Potongan Kaki Manusia di Tempat Sampah |
![]() |
---|
Cuaca Maluku Utara Besok Jumat 29 Agustus 2025, BMKG Prediksi Cerah Berawan dan Hujan Ringan |
![]() |
---|
Jadi Tersangka Korupsi Dana Desa 2017, Pemkab Taliabu Cari Pengganti Salim Ganin |
![]() |
---|
Gercep, BPBD Tidore Lakukan Penanganan Banjir di Dusun Toburo Kecamatan Oba Utara |
![]() |
---|
Hanafi Jalani Tes Kejiwaan, Kapolsek Maba Halmahera Timur: Hasilnya Menyusul |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.