Pilkada Halmahera Selatan 2024
Debat Pertama Pilkada Halmahera Selatan Disebut Tak Bernuansa, KPU: Itu Cara Paslon Jawab Pertanyaan
Ketua KPU Halmahera Selatan Tabrid S Thalib mengklaim setiap Paslon punya cara sendiri untuk menanggapi jawaban dari Paslon lain
Penulis: Nurhidayat Hi Gani | Editor: Munawir Taoeda
TRIBUNTERNATE.COM, BACAN - Debat publik pertama pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Halmahera Selatan, Maluku Utara, yang berlangsung Rabu (30/20/2024) malam disebut tak bernuansa sebagaimana layaknya sebuah debat.
Pasalnya dalam forum debat, masing-masing Paslon tidak saling menanggapi jawaban dari pertanyaan Paslon lain.
Begitu juga terhadap pertanyaan-pertanyaan yang mengacu pada tema yang diangkat.
Masing-masing Paslon justru menyampaikan jawaban sendiri, ketika pemandu meminta tanggapan atas jawaban yang disampaikan Paslon lain.
Baca juga: 4 Paslon Sepakat Kesultanan Bacan Simbol Kebudayaan Halmahera Selatan, Bahrain-Umar Siapkan Rp 30 M
Menanggapi hal ini, Ketua KPU Halmahera Selatan Tabrid S Thalib mengklaim setiap Paslon punya cara sendiri untuk menanggapi jawaban, maupun menjawab pertanyaan-pertanyaan dari moderator.
"Itu cara Paslon jawab pertanyaan. Jadi misalnya Paslon A diminta menanggapi jawaban Paslon B, kemudian Paslon A menjawab dengan jawabannya sendiri, itu cara mereka. KPU prinsipnya hanya memfasilitasi, "ungkap Tabrid Thalib, Kamis (31/10/2024).
Adapun debat publik pertama yang digelar KPU Halmahera Selatan mengangkat tema 'Penguatan Infrastruktur Dasar, Hirilisasi Sumber Daya Alam, dan Pemajuan Kebudayaan'.
Debat ini diikuti empat Paslon, yaitu:
- Bahrain Kasuba - Umar Hi Soleman (Paslon nomor urut 1)
- Rusihan Jafar - Muhtar Sumaila (Paslon nomor urut 2)
- Bassam Kasuba - Helmi Umar Muchsin (Paslon nomor urut 3) dan
- Jasri Usman-Muhlis Djafar (Paslon nomor urut 4)
Tabrid S Thalib menegaskan bahwa pihaknya tidak membocorkan setiap pertanyaan kepada keempat Paslon tersebut.
Menurutnya, pertanyaan-pertanyaan yang dihadirkan dirumuskan oleh sejumlah akademisi.
"Bahkan kami pun tidak tahu apa-apa saja isi pertanyaannya. Yang tahu hanya tim perumus."
"Jadi tidak ada yang membocorkan. Juga kepada debat kedua nanti di Kompas TV nanti, "tegasnya.
Baca juga: 4 Paslon Sepakat Kesultanan Bacan Simbol Kebudayaan Halmahera Selatan, Bahrain-Umar Siapkan Rp 30 M
Lanjutnya, debat publik merupakan satu dari tujuh metode kampanye Pilkada 2024.
Oleh sebab itu, pertanyaan-pertanyaan yang dirumuskan mengacu kepada visi-misi setiap Paslon.
"Jadi tim mengkaji setiap visi-misi Paslon, kemudian merumuskan pertanyaan-pertanyaan dan tema debat, supaya mereka dapat menyampaikan visi-misi dan program ke depan, "pungkasnya. (*)
Sidang Sengketa Pilkada Halmahera Selatan, Paslon Rusihan - Muhtar Dalilkan Bawaslu Tak Profesional |
![]() |
---|
Sidang Perdana Sengketa Pilkada Halmahera Selatan Dijadwalkan Jumat 10 Januari 2025 |
![]() |
---|
Bawaslu Halmahera Selatan Proses Laporan Dugaan Pelanggaran Pilkada 2024 |
![]() |
---|
LPI Klaim Punya Bukti Keterlibatan Para Kades di Pilkada Halmahera Selatan 2024 |
![]() |
---|
Paslon Bahrain - Umar Resmi Gugat Hasil Pilkada Halmahera Selatan 2024 di Mahkama Konstitusi |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.