Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Pilkada Halmahera Selatan 2024

Debat Pertama Pilkada Halmahera Selatan Disebut Tak Bernuansa, KPU: Itu Cara Paslon Jawab Pertanyaan

Ketua KPU Halmahera Selatan Tabrid S Thalib mengklaim setiap Paslon punya cara sendiri untuk menanggapi jawaban dari Paslon lain

Penulis: Nurhidayat Hi Gani | Editor: Munawir Taoeda
Tribunternate.com/Nurhidayat Hi Gani
PILKADA: Ketua KPU Kabupaten Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara, Tabrid S. Thalib ketika menjelaskan masalaj debat publik pertama, Kamis (31/10/2024) 

TRIBUNTERNATE.COM, BACAN - Debat publik pertama pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Halmahera Selatan, Maluku Utara, yang berlangsung Rabu (30/20/2024) malam disebut tak bernuansa sebagaimana layaknya sebuah debat.

Pasalnya dalam forum debat, masing-masing Paslon tidak saling menanggapi jawaban dari pertanyaan Paslon lain.

Begitu juga terhadap pertanyaan-pertanyaan yang mengacu pada tema yang diangkat.

Masing-masing Paslon justru menyampaikan jawaban sendiri, ketika pemandu meminta tanggapan atas jawaban yang disampaikan Paslon lain.

Baca juga: 4 Paslon Sepakat Kesultanan Bacan Simbol Kebudayaan Halmahera Selatan, Bahrain-Umar Siapkan Rp 30 M

Menanggapi hal ini, Ketua KPU Halmahera Selatan Tabrid S Thalib mengklaim setiap Paslon punya cara sendiri untuk menanggapi jawaban, maupun menjawab pertanyaan-pertanyaan dari moderator.

"Itu cara Paslon jawab pertanyaan. Jadi misalnya Paslon A diminta menanggapi jawaban Paslon B, kemudian Paslon A menjawab dengan jawabannya sendiri, itu cara mereka. KPU prinsipnya hanya memfasilitasi, "ungkap Tabrid Thalib, Kamis (31/10/2024).

Adapun debat publik pertama yang digelar KPU Halmahera Selatan mengangkat tema 'Penguatan Infrastruktur Dasar, Hirilisasi Sumber Daya Alam, dan Pemajuan Kebudayaan'.

Debat ini diikuti empat Paslon, yaitu:

  • Bahrain Kasuba - Umar Hi Soleman (Paslon nomor urut 1)
  • Rusihan Jafar - Muhtar Sumaila (Paslon nomor urut 2)
  • Bassam Kasuba - Helmi Umar Muchsin (Paslon nomor urut 3) dan
  • Jasri Usman-Muhlis Djafar (Paslon nomor urut 4)

Tabrid S Thalib menegaskan bahwa pihaknya tidak membocorkan setiap pertanyaan kepada keempat Paslon tersebut.

Menurutnya, pertanyaan-pertanyaan yang dihadirkan dirumuskan oleh sejumlah akademisi.

"Bahkan kami pun tidak tahu apa-apa saja isi pertanyaannya. Yang tahu hanya tim perumus."

"Jadi tidak ada yang membocorkan. Juga kepada debat kedua nanti di Kompas TV nanti, "tegasnya.

Baca juga: 4 Paslon Sepakat Kesultanan Bacan Simbol Kebudayaan Halmahera Selatan, Bahrain-Umar Siapkan Rp 30 M

Lanjutnya, debat publik merupakan satu dari tujuh metode kampanye Pilkada 2024.

Oleh sebab itu, pertanyaan-pertanyaan yang dirumuskan mengacu kepada visi-misi setiap Paslon.

"Jadi tim mengkaji setiap visi-misi Paslon, kemudian merumuskan pertanyaan-pertanyaan dan tema debat, supaya mereka dapat menyampaikan visi-misi dan program ke depan, "pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Ternate
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved