Pilkada Halmahera Selatan 2024
4 Paslon Sepakat Kesultanan Bacan Simbol Kebudayaan Halmahera Selatan, Bahrain-Umar Siapkan Rp 30 M
Bahrain Kasuba: "Rp 30 miliar untuk Kesultanan Bacan, Halmahera Selatan dalam rangka mendorong pelestarian budaya lokal".
Penulis: Nurhidayat Hi Gani | Editor: Munawir Taoeda
TRIBUNTERNATE.COM, BACAN - Nama institusi Kesultanan Bacan diangkat dalam debat publik pertama pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Halmahera Selatan, Maluku Utara yang digelar KPU, Rabu (30/10/2024) malam.
Nama Kesultanan Bacan, diangkat ketika pembahasan tentang kebudayaan.
Dalam kesempatan itu, empat Paslon bersepakat Kesultanan Bacan harus menjadi simbol kebudayaan Halmahera Selatan.
Mereka juga menyatakan berkomitmen mendorong nilai-nilai kebudayaan lokal dari berbagai aspek jika terpilih pada Pilkada 2024.
Baca juga: Diduga Arahkan Pegawai Pilih Paslon Tertentu, GPM Desak Bawaslu Halmahera Selatan Proses Camat Obi
- Paslon Nomor Urut 1, Bahrain Kasuba - Umar Hi. Soleman
Paket ini menyatakan memprioritaskan warisan budaya yang ada di Halmahera Selatan, dengan mengelontorkan anggaran sebanyak Rp 30 miliar setiap tahun untuk Kesultanan Bacan.
Menurut Bahrain Kasuba, warisan budaya tak benda (WBTB) yang ditetapkan Direktur Jendral Kebudayaan ialah jalan hidup masyarakat, namun belum dijadikan perhatian serius.
Menurutnya, bila kekayaan budaya tidak dikelola secara maksimal untuk penghidupan masyarakat, maka harapan untuk hidup harmonis dan berkemajuan bakal sulit dibangun.
"Nilai-nilai kebudayaan ini harus wajib dijadikan sebagai prinsip hidup, ini harus jadi atensi pemerintah daerah ke depan. Maka Kesultanan Bacan harus menjadi Icon kebudayaan."
"Sehingga kami pasangan nomor urut 1, Bahrain-Umar, berkomitmen mengalokasikan anggaran Rp 30 miliar untuk Kesultanan Bacan dalam rangka mendorong pelestarian budaya lokal," ujar Bahrain Kasuba.
- Pasangan Nomor Urut 2, Rusihan Jafar - Muhtar Sumaila
Pasangan ini menyatakan bakal meletakkan Kesultanan Bacan sejajar dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Halmahera Selatan.
Oleh sebab itu, Rusihan-Muhtar akan mengalokasikan anggaran sebanyak Rp 25 miliar untuk Kesultanan Bacan setiap tahun guna pelestarian adat dan busaya.
"Kami juga akan meningkatan Festival Marabose untuk naik satu tingkat, yaitu ketingkat nasional."
"Sehingga dengan sejajarnya Kesulatanan dan pemerintah daerah, maka kami meyakaini adat akan berjalan dengan baik, "kata Rusihan Jafar.
- Paslon Nomor Urut 3, Bassam Kasuba - Helmi Umar Muchsin
Menurut Bassam-Helmi, Kesultanan Bacan sebagai lembaga yang lebih dulu lahir dari Pemkab Halmahera Selatan, memiliki kedudukan strategis dalam pengembangan adat dan budaya.
Karena itu, Bassam Kasuba mengatakan pihaknya tetap komitmen mendorong kebudayaan melaluo pegelaran Festival Marabose yang telah tiga kali dilaksanakan.
Halmahera Selatan
Maluku Utara
Debat Kandidat
Bahrain Kasuba
Bassam Kasuba
Rusihan Jafar
Jasri Usman
Kesultanan Bacan
Tribun Ternate
Sidang Sengketa Pilkada Halmahera Selatan, Paslon Rusihan - Muhtar Dalilkan Bawaslu Tak Profesional |
![]() |
---|
Sidang Perdana Sengketa Pilkada Halmahera Selatan Dijadwalkan Jumat 10 Januari 2025 |
![]() |
---|
Bawaslu Halmahera Selatan Proses Laporan Dugaan Pelanggaran Pilkada 2024 |
![]() |
---|
LPI Klaim Punya Bukti Keterlibatan Para Kades di Pilkada Halmahera Selatan 2024 |
![]() |
---|
Paslon Bahrain - Umar Resmi Gugat Hasil Pilkada Halmahera Selatan 2024 di Mahkama Konstitusi |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.