Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Hasil Pilkada Halmahera Selatan 2024

Pengamat Ungkap Sejumlah Faktor Incumbent Unggul Jauh di Pilkada Halmahera Selatan 2024

Saiful Ahmad menyarankan Paslon di Halmahera Selatan yang tak unggul membuat gugatan di Mahkama Konstitusi (MK) untuk menguji kualitas demokrasi

Penulis: Nurhidayat Hi Gani | Editor: Munawir Taoeda
Dok Dr Saiful Ahmad
STATEMENT - Pengamat Politik Maluku Utara sekaligus Disen Ilmu Politik UMMU, Dr. Saiful Ahmad 

TRIBUNTERNATE.COM, BACAN - Pengamat Politik Maluku Utara Dr Saiful Ahmad, mengungkap sejumlah faktor yang membuat pasangan Incumbent Bassam Kasuba dan Helmi Umar Muchsin (Bassam-Helmi), unggul jauh dari di Pilkada Halmahera Selatan 2024.

Adapun Paslon nomor urut 3 ini unggul jauh dari tiga pesaingnya, yakni Rusihan Jafar-Muhtar Sumaila, Bahrain Kasuba-Umar Hi. Soleman, dan Jasri Usman-Muhlis Djafar, berdasarkan pleno rekpatulasi hasil penghitungan suara oleh KPU yang ditetapkan 4 Desember 2024.

Saiful menyebutkan ada tiga faktor yang membuat Bassam-Helmi unggul. Pertama adalah investasi sosial, kedua penglolaan birokrasi, dan ketiga finansial.

Menurut Dosen Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Maluku Utara (UMMU) tersebut, tiga faktor ini saling menunjang selama proses tahapan Pilkada 2024.

Baca juga: Kepsek SMPN 6 Halmahera Selatan Disebut Bohong Soal Biaya Sarana, DPRD Minta Kadispen Ambil Langkah

Misalnya untuk investasi sosial, Bassam-Hemli dinggap mampu mengkonsolidasi tokoh dan elit politik partai (Parpol) yang punya pengaruh besar di masyarakat menengah ke atas dan ke bawah.

Kemudian faktor pengelolaan birokrasi, Saiful mengatakan aturan kepala daerah cuti di luar tanggungan negara selama masa kampanye, tidak berpengaruh terhadap Bassam Kasuba selaku Bupati Halmahera Selatan defenitif dalam konsolidasi birokrasi.

"Dia (Bassam) kan kembali sebagai Bupati, jadi para birokrat tidak mungkin lari (ke Paslon lain)."

"Dan secara finansial, tentunya ada di Incumbent, bukan Paslon yang lain, "ujar Saiful saat dimintai tanggapan, Rabu (4/12/2024).

"Sekarang ini sistemnya hanya cuti, bukan mengundurkan diri, itulah keuntungan Incumbent."

"Jadi kalau mengelola birokrasi secara baik, pasti keuntungannya besar, dan ini terjadi di semua kabupaten/kota, yaitu semua incumbent menang, "sambungnya.

Saiful Ahmad menilai, komposisi empat Paslon di Pilkada Halmahera Selatan ini berimbang secara personal.

Ia pun mencontohkan Rusihan Jafar dan Bahrain Kasuba yang merupakan mantan Anggota DPRD Maluku Utara dua periode, dan mantan Bupati Halmahera Selatan satu periode.

"Tapi siapa menang siapa kalah, terletak di pilihan masyarakat. Namun yang jadi catatan penting adalah, Halmahera Selatan saat ini sudah tidak seperti dulu yang selalu konflik, "ungkapnya.

Meski begitu, Saiful menyarankan kepada Paslon yang tak unggul membuat gugatan di Mahkama Konstitusi (MK) untuk menguji kualitas demokrasi.

Di mana, MK tidak hanya mengacu gugatan dengan persentase selisih suara 2 persen sehingga proses hukum untuk menegakkan keadilan dalam demokrasi masih ada ruangnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Ternate
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved