Sabtu, 11 April 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Halmahera Selatan

Warga Desa Kusubibi Halmahera Selatan Gelar Aksi, Buntut Abdul Fatah Dinilai Bobrok Kelola DD

Koordinator Aksi Muhlis menyatakan semua warga Kusubibi menuntut Bupati Halmahera Selatan menonaktifkan M Abdul Fatah

|
Penulis: Nurhidayat Hi Gani | Editor: Munawir Taoeda
Dok Warga
TUNTUTAN: Tampak puluhan massa memperlihatkan poster berisi tulisan protes dalam aksi pemalangan Kantor Desa Kusubibi, Kecamatan Bacan Barat, Halmahera Selatan, Maluku Utara, Kamis (12/12/2024). 

TRIBUNTERNATE.COM, BACAN - Kamis (12/12/2024), Kantor Desa Kusubibi di Kecamatan Bacan Barat, Halmahera Selatan, Maluku Utara dipalang puluhan warga dan mahasiswa dalam aksi unjuk rasa.

Aksi ini dilakukan karena Kepala Desa (Kades) Kusubibi M Abdul Fatah, diduga menyalahgunakan Dana Desa (DD) tahun 2023-2024.

Amatan TribunTernate.com, dalam aksi siang tadi, massa aksi juga membakar sejumlah ban bekas.

Koordinator Aksi Muhlis menyatakan semua warga Kusubibi menuntut Bupati Halmahera Selatan menonaktifkan M Abdul Fatah.

Baca juga: Kejari Halmahera Selatan Dinilai Beri Peluang Pelaku Korupsi BPRS Bebas dari Jeratan Hukum

"Karena selama 2 tahun terakhir (2023-2024), tak ada kegiatan pembangunan fisik maupun nonfisik, "tegasnya saat berorasi.

Menurut Muhlis, selama dua tahun anggaran itu, M Abdul Fatah selaku Kades Kusubibi tak melaksanakan musyawarah desa.

M Abdul Fatah juga diduga memanipulasi rancangan dokumen RPJMDes dan APBDes, yang di dalamnya memuta program kegiatan.

"Ironisnya, Kades dan perangkat lah yang melaksanakan musyawarah tanpa melibatkan BPD dan masyarakat, "tandas Muhlis.

Sementara, Sekretaris BPD Kusubibi Said Selang yang ikut serta dalam aksi unjuk rasa mengungkapkan, pihaknya tidak pernah dilibatkan dalam pembahasan DD.

Namun anehnya, ada tandatangan para anggota BPD di dokumen laporan pertanggung jawaban (LPJ) DD 2023, termasuk LPJ DD tahap I 2024.

"Anehnya segala bentuk pengurusan di Kabupaten, Kades tidak mendapat kendala."

Baca juga: LIRA Nilai Job Fair 2024 yang Diselenggarakan Ditransker Halmahera Selatan Gagal, Ini Penjelasannya

"Maka, kami menduga M Abdul Fatah telah merekayasa semua tandatangan untuk semua dokumen yang dibutuhi tandatangan kami, "bebernya Said. 

Atas hal ini, Said menegaskan Inspektorat Halmahera Selatan harus melakukan audit investigasi untuk mengungkap dugaan penyalahgunaan DD.

"Inspektorat sudah harus turun audit, karena ini sudah sangat fatal. Tidak boleh dibiarkan begitu saja, "tukasnya. (*)

Sumber: Tribun Ternate
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved