DPRD Kota Ternate
DPRD Sebut Pencegahan Penggunaan Lem di Ternate Masih Lemah
Anggota komisi III DPRD Kota Ternate, Nurlaela Syarif, menyebut penggunaan lem masih marak terjadi di kalangan remaja
Penulis: M Julfikram Suhadi | Editor: Sitti Muthmainnah
TRIBUNTERNATE.COM, TERNATE- Anggota komisi III DPRD Kota Ternate, Nurlaela Syarif, menyebut penggunaan lem masih marak terjadi di kalangan remaja.
"Alih-alih dihilangkan atau ditiadakan, malah akhir-akhir ini kembali terjadi di kalangan anak usia sekolah yang seharusnya tidak boleh terjadi," ujar Nurlaela, Senin (20/1/2025).
Padahal menurut Nurlaela, pihaknya telah menyiapkan regulasi penggunaan zat adiktif dan lainnya. Namun masih banyak tempat-tempat yang disalahgunakan.
Baca juga: Bassam Kasuba Beri Penghargaan Kepada 38 Pegawai Pemkab Halmahera Selatan
Sehingga, lanjut dia, permasalahan ini membutuhkan peran ekstra dari Bhabinkamtibmas, RT, dan Lurah.
Ia menilai, penindakan yang dilakukan oleh pemerintah masih lemah, karena sering melakukan pembiaran.
Baca juga: Soal Wacana Libur Sekolah Selama Ramadan, Dinas Pendidikan Halmahera Timur Tunggu Putusan Menteri
"Pemkot Ternate, jika dilihat dari aspek tindakan, itu masih lemah. Bahkan biasanya sudah terjadi baru ambil langkah. Padahal dalam setiap kali penanganan harus ada pencegahan," katanya.
Nurlaela mengungkapkan, harusnya ada pencegahan dini dengan melakukan penguatan Satgas PPN Satpol PP.
"Fenomena penggunaan lem ini sudah lama menjadi sorotan. Dan DPRD Ternate juga sudah mengingatkan dan cukup baik," tandasnya. (*)
| Gandeng 24 Pengacara, Nurjaya Ibrahim Siap Bongkar Dugaan Korupsi SPPD Fiktif DPRD Ternate 2024 |
|
|---|
| Terbukti Sebar Fitnah, Anggota DPRD Ternate Nurjaya Ibrahim Dijatuhi Sanksi Kode Etik |
|
|---|
| Ketua DPRD Ternate Pakai Mobil Dinas Seharga Rp 700 Juta |
|
|---|
| DLH Ternate Diminta Tuntaskan Masalah Penutupan Insinerator Limbah Medis |
|
|---|
| Rancangan APBD Perubahan Ternate 2025 Tuai Kritikan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/nurlaela-syarif-opd-harus-terima-kritik-dari-dpr-sebagai-wakil-rakyat.jpg)