DPRD Kota Ternate
Kasus Perceraian di Ternate Tinggi, Ghifari Bopeng Minta Pemkot Jalankan Program Ketahanan Keluarga
“Data tahun 2024 berkisar mendekati angka 800 kasus perceraian, yang didominasi oleh faktor ekonomi dan perselingkuhan,” kata Ghifari
Penulis: M Julfikram Suhadi | Editor: Sitti Muthmainnah
TRIBUNTERNATE.COM, TERNATE-- DPRD Kota Ternate, Maluku Utara, soroti kasus perceraian yang masif terjadi.
Hal itu disampaikan Fraksi Partai NasDem DPRD Kota Ternate M. Ghifari Bopeng, Sabtu (19/4/2025).
“Data tahun 2024 berkisar mendekati angka 800 kasus perceraian, yang didominasi oleh faktor ekonomi dan perselingkuhan,” kata Ghifari.
Baca juga: Tingkatkan Ekonomi Warga, DPRD dan Pemkot Ternate Kembangkan Budidaya Ikan Kerapu di 3 Kecamatan
Kata Ghifari, angka perceraian yang tinggi itu terjadi karena kurangnya perhatian dengan program kegiatan non fisik.
“Akibat kondisi itu sehingga diharapkan Kota Ternate tidak terlalu fokus pada program kegiatan fisik pembangunan,” ujar Ghifari.
Namun, lanjut dia, penting kiranya menyiapkan program-program ketahanan keluarga.
Program itu bertujuan menghindari perceraian, karena akan berdampak pada kesehatan mental dan psikologi anak.
“Mohon agar hal ini menjadi perhatian yang serius,” pintanya.
Seraya mengungkapkan, ketahanan keluarga pada tahun 2026 diusulkan masuk Propemperda.
Baca juga: Marco Silva Puji Chelsea, Fans The Blues Pasrah Ogah Optimis Lawan Fulham: Kami Sudah Kalah Kok
"Ketahanan keluarga ini karena Kota Ternate angka perceraian tinggi, makanya akan didorong itu agar menjaga keharmonisasi keluarga."
“Kami dorong supaya keluarga diedukasi agar tidak lagi ada angka perceraian begitu tinggi yang dampaknya terhadap anak."
"Bagaimana ketahanan keluarga harus dipertahankan karena ini cenderung bermasalah," tandasnya. (*)
Rancangan APBD Perubahan Ternate 2025 Tuai Kritikan |
![]() |
---|
DPRD Ternate Jadwalkan Paripurna Pandangan Umum RAPBD Perubahan 2025 Jumat Ini |
![]() |
---|
Jamian Kolengsusu: Utang Pelanggan ke Perumda Ake Gaale Ternate Wajib Ditagih |
![]() |
---|
DPRD Ternate: Disperindag Sulit Kelola Pedagang Harian, Perlu Aturan Main yang Jelas |
![]() |
---|
Ranperda APBD Perubahan Ternate 2025 Belum Dibahas, Ini Penyebabnya |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.