Pemkab Halmahera Selatan
Sekretaris PUPR Halmahera Selatan Ngamuk Saat Unjuk Rasa Jalan Pulau Makian
Masa aksi dari GMNImendesak Dinas PUPR Halmahera Selatan segera menuntaskan proyek tersebut karena sudah berlangsung lama
Penulis: Nurhidayat Hi Gani | Editor: Munawir Taoeda
TRIBUNTERNATE.COM, TERNATE - Sekretaris Dinas PUPR Halmahera Selatan, Maluku Utara Yaman D Mape diduga bersikap arogan kepada sejumlah masa aksi dalam unjuk rasa proyek jalan hotmix di Kecamatan Pulau Makian, Rabu (30/4/2025).
Aksi ini berlangsung di Kantor Dinas PUPR Halmahera Selatan di Desa Hidayat, Kecamatan Bacan, sekitar pukul 10.00 WIT.
Yaman yang berpakaian preman (bukan baju dinas) mengamuk di depan masa aksi dari Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), yang menerobos masuk ke dalam Kantor Dinas PUPR.
Ia berupaya mengusir para masa aksi namun dilerai. Yaman juga tampak bersuara lantang seraya menunjuk-nunjuk masa aksi ketika dilerai.
Baca juga: DPRD Halmahera Selatan Kaget Progres Proyek RSP Pulau Makian Baru 27,3 Persen
Adapun aksi tersebut berkaitan lambatnya pekerjaan proyek jalan hotmix Pulau Makian untuk segmen II.
Masa aksi mendesak Dinas PUPR Halmahera Selatan segera menuntaskan proyek tersebut karena sudah berlangsung lama.
"Berdasarkan ketentuan kontrak, pekerjaan semestinya selesai pada Oktober 2023."
"Ini pekerjaan lanjutan tahap I ke tahap II dengan total volume pekerjaan tahap II dengan volume 3,5 kilo meter, "ujar koordinator aksi Mursal Hamir.
Mursal mengatakan, warga Pulau Makian sekarang ini sudah muak dengan janji-janji pemerintah daerah atas penyelesaian proyek itu.
Sebab badan jalan yang dibongkar dari tahun 2023 lalu, dibiarkan begitu saja.
Kondisi ini pun mengancam aktivitas kesehatan warga akibat tingginya debu di sepanjang badan jalan.
"Pembongkaran jalan untuk kebutuhan proyek ini berdampak kepada aktivitas masyarakat."
"Oleh karena itu, kami mendesak agar jalan hotmix Pulau Makian segera dituntaskan, "tandas Mursal.
Baca juga: PUPR Halmahera Selatan Ungkap Penyebab Lambatnya Proyek Hotmix Pulau Makian
Terpisah, Plt Kepala Dinas PUPR Halmahera Selatan M Idham Pora mengaku unjuk rasa proyek jalan hotmix Pulau Makian ini mulanya berlangsung aman.
Namun karena Yaman D Mape tak terima pendemo masuk ke dalam Kantor Dinas PUPR, sehingga terjadi ketegangan antara kedua bela pihak.
"Sehingga tadi sempat ada sedikit adu mulut, tapi tidak ada kekerasan fisik. Kita menerima tuntutan pendemo, "ujar Idham. (*)
Pedagang Ikan di Pasar Labuha Halmahera Selatan Masih Kena Pungutan Meski Pakai Lapak Sendiri |
![]() |
---|
Satpol PP Halmahera Selatan Janji Tertibkan Kafe BL 3, Irvan: Kami Nonaktifkan |
![]() |
---|
Kafe Bungalow 3 Diam-diam Beroperasi Meski Sudah Ditutup Pemkab Halmahera Selatan |
![]() |
---|
Nilai Produksi Ikan Tangkap Nelayan di Halmahera Selatan Capai Rp 45 Miliar Lebih |
![]() |
---|
Kuras Miliaran Rupiah, Proyek Dinkes Halmahera Selatan di Pulau Makian Mangkrak |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.