Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Makna Dibalik Seragam Satpol PP yang Dikenakan Kepala Daerah di Retreat Gelombang Kedua Hari Ini

"Nah, tadi saya titip pesan, ini baju (Satpol PP) kebanggaan penegak Perda, "ungkap Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya

Editor: Munawir Taoeda
Kompas.com/Faqih Rohman Syafei
PENEGAKAN: Wamendagri Bima Arya Sugiarto memberikan pernyataan kepada awak media seusai kegiatan senam pagi di Lapangan Parade IPDN Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Senin (23/6/2025) 

TRIBUNTERNATE.COM, TERNATE - Makna dibalik seragam Satpol PP yang dikenakan kepala daerah di retreat gelombang kedua hari ini.

Dilansor KOMPAS.com, para kepala daerah peserta retreat gelombang kedua menggunakan seragam Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) pada saat apel pagi hari terakhir, Kamis (26/6/2025).

Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya mengatakan, ada simbol penting dalam penggunaan baju Satpol PP, yakni terkait dengan penegakan peraturan daerah.

"Dan hari ini kan pakai baju Pol PP, nah tadi saya titip pesan ini baju kebanggaan penegak Perda, "kata Bima saat ditemui di Kampus IPDN Jatinangor, Jawa Barat, Kamis.

Baca juga: Bupati Taliabu Sashabilla Mus Tetap Semangat Ikut Retreat Meski Sedang Hamil

Dia mengatakan, baju tersebut melambangkan keberpihakan pada aturan yang menjadi impian warga masyarakat.

Salah satunya adalah penegakan terhadap organisasi masyarakat (ormas) agar tetap bermanfaat di tengah-tengah warga.

"Saya bilang ormas-ormas yang baik dibina agar diberi manfaat. Tapi ormas-ormas yang mengacau, membuat warga ketakutan ditindak tegas, "imbuhnya.

"Kalau perlu, kalau memang lewat batas ya silakan direkomendasikan untuk dibubarkan ke Kementerian Hukum gitu."

"Jadi ketegasan, keberpihakan pada aturan pada ketertiban itu ditunggu oleh warga, "kata dia lagi.

Selain itu, Bima juga mengaku bangga dengan kedisiplinan para peserta retreat, meskipun pembekalan selalu berakhir larut malam.

"Pagi-pagi mereka tetap olahraga, jadi saya senang sekali melihat keseriusan mereka, pagi ini pun sama ya mereka olahraga juga kemudian rangkaian acara juga, jadi saya senang melihat keseriusan ini, "tandasnya.

Sebagai informasi, retreat gelombang kedua kali ini diikuti 86 kepala daerah dari 93 kepala yang terdaftar.

Baca juga: Retreat Kepala Daerah Gelombang Kedua Dimulai Hari Ini, Termasuk Bupati dan Wakil Bupati Taliabu

Sebab, enam dari tujuh kepala daerah telah mengajukan permohonan untuk tidak mengikuti retreat karena alasan kesehatan.

Sedangkan satu kepala daerah adalah Gubernur Papua Pegunungan John Tabo karena ibunya meninggal dunia.

Para kepala daerah yang hadir akan mengikuti retreat selama lima hari, terhitung dari 22 Juni 2025 sampai dengan 26 Juni 2025. (*)

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved